Kategori: Sosok | Diterbitkan pada: 03-10-2007 |

Vidia Iswari. Seorang penari muda yang cukup berhasil dalam meniti karirnya. Dengan berbekal bakat dan kemampuannya, Vidia selalu mendapat sambutan yang meriah dalam setiap kali pementasannya. Gerakannya yang gemulai, dihiasi senyum manis yang selalu terpancar dari raut wajahnya nan ayu. Kepanjangan namanya pernah diartikan menjadi ‘Imut Salaya Wistara Asmara Ruum Istri’. Siapa sebenarnya Vidia Iswari itu? Tim “SB” sengaja mengunjungi tempat tinggalnya, di Jl. Ciwaregu No. 36 Bandung, untuk diperkenalkan kepada para pembaca.
Tidak terlalu berlebihan, jika Vidia Iswari dikatakan ‘Purnama Di Pasundan’. Perjalanan karirnya dalam tari, telah banyak membawa nama harum bagi tatar Pasundan. Pengalamannya berkeliling nusantara patut diacungi jempol. Dalam usianya yang masih sangat muda, Vidia pernah menjadi duta seni Jabar bersama Caraka Sundanologi, tahun 1999/2000. Kemudian yang lebih menarik, pada tahun 2001 Vidia berhasil mengadakan pentas tari keliling bersama Unpad Bandung, di tujuh negara (Rusia, Perancis, Italia, Jerman, Monaco, Belgia, dan Belanda). Tentu saja tarian yang dipentaskannya adalah berbagai tari tradisi peninggalan leluhur Ki Sunda. Tiada lain, tujuannya untuk memperkenalkan kekayaan seni-budaya Indonesia umumnya, dan Sunda khususnya. Hal ini sangat erat hubungannya dengan daya tarik para wisatawan mancanegara.
Berbagai jenis tarian telah dikuasai oleh gadis kelahiran Bandung, 9 Juli 1980 ini. Dari mulai tarian Sunda, beberapa tarian Jawa, Melayu, dan Bali. Tak usah terlalu heran, sebab Vidia memang sudah beberapa tahun menuntut ilmu di jurusan tari Sekolah Tinggi Seni Indonesia (STSI) Bandung. Putri bungsu dari pasangan Kol. Tek (Purn). M Ali Rachman, Drs, Spd dan Dra. Ratna Maryati ini, mengaku sangat menikmati dunia tari. Bahkan berkeinginan untuk bisa ‘menginjakan kakinya’ di sembilan keajaiban dunia. Entah mau jadi apa cita-citanya. Yang jelas, Vidia juga saat ini masih kuliah di Universitas Terbuka, jurusan Ekonomi Pembangunan.
Sejak tahun 1989 hingga sekarang, Vidia berkali-kali telah mendapatkan piagam penghargaan dari berbagai perlombaan tari di Jabar. Dan pementasannya tidak hanya diprioritaskan di luar negeri saja. Vidia Iswari sering mengadakan pagelaran di berbagai tempat hiburan dan hotel-hotel, baik pada acara pemerintahan, swasta ataupun perorangan. Menurut rencananya, bulan Agustus mendatang InsyaAlloh Vidia akan kembali menggelar tari tradisi di berbagai kota Belanda. Sebagaimana telah dinyatakan oleh Dr. T.R. Andi Lolo (Atase Pendidikan Dan Kebudayaan Kedutaan Besar RI di Belanda). Bila dapat terlaksana dengan mulus, KBRI Den Haag akan mengikut sertakan Vidia pada acara hiburan bagi masyarakat Indonesia, dalam perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-57, tanggal 17 Agustus 2002 mendatang. Tentu saja segenap Majalah Cangkurileung pun turut mendukung serta mendo’akan, semoga acara Vidia Iswari dapat berjalan dengan mulus dan lepas.***(maruta bayu)
Dimuat di Majalah Seni Budaya No. 126, April 2002







