Salam Kenal
Nama:
Dhipa Galuh Purba
Nama Asli :
M. Sudama Dipawikarta
Tempat/Tanggal Lahir :
Ciamis, 25 September 1977.
Pendidikan :
SDN IV Panjalu, Ciamis (1984-1990)
SMPN Panjalu, Ciamis (1990-1993)
SMA Pasundan 7 Bandung (1993-1996)
STSI Bandung, Jurusan Teater (1998-2006/ DO)
UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Jurusan Jurnalistik (2002-2007/ Lulus)
Mahasiswa Pasca Sarjana UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Jurusan Studi Masyarakat Islam (2008-)
Perjalanan Merajut Hidup:
Menulis Naskah Essey, Artikel, Longser (Teater Tradisi), Cerpen, sajak dan Skenario Sinetron dalam bahasa Sunda dan Indonesia. Pernah dimuat di Majalah Mangle, Seni Budaya, Bina Da’wah, Sunda Midang, Cupumanik, KSM Galura, Giwangkara, Kudjang, Koran Sunda, Tadjuk, HU. Pikiran Rakyat, Kompas, Galamedia, dsb.
Karya yang telah diterbitkan:
- Ukur Banyol (Buku humor berbahasa Sunda, ditulis bersama Dadan Sutisna, diterbitkan oleh PT. Mangle Panglipur, Bandung, 2000)
Karya yang termuat dalam buku antologi:
- Ti Pulpén tepi ka Pajaratan Cinta (Antologi Carpon Mini, Kiblat Buku Utama, 2002)
- Campaka Mangkak (Antologi carpon, sajak, dan drama, PPSS-Kiblat, 2003)
- Mangsi Asih Kalam Tresna (Kumpulan Surat Cinta Pengarang Sunda, PPSS-Kiblat Buku Utama, 2006)
- Sunda pun Angkat Bicara (Forum Panyawangan, 2004)
- Bandung dalam Puisi (Antologi Puisi, Jendela Seni, 2006)
- Kembang Kadengda (Antologi carpon, Balai Pengelolaan Taman Budaya Jawa Barat, 2007)
- Jeblog (Kumpulan Drama Sunda, PP-SS, 2008)
- Kanagan II, Kumpulan Carpon Pinilih Mangle (YPK, Bandung, 2008)
Naskah Teater Tradisi Yang Telah Digarap dan Dipentaskan:
- Naskah Proklamasi, oleh Damar Bumi Citraloka, di Gedung LandMark Convention Hall Bandung (1999).
- Air Tuba Dibalas Air Susu, oleh siswa SMU Mekar Arum, di Kampus SMU Mekar Arum Bandung (2000).
- Duriat Bejad, oleh Damar Bumi Citraloka, di kampus STSI Bandung tahun (2001), Gedung LandMark Convention Hall (2001).
- Dramatisasi Carpon “Angling Asih”, oleh Laskar Panggung Bandung, di Teater Terbuka Taman Budaya Jawa Barat (2007).
Naskah Skenario Yang Telah Digarap dan Ditayangkan:
- Misteri Ronggéng Béntang, disturadarai oleh Prawoto Soeboer Rahardjo (Lunar Jaya Film, 2004)
- Wadal Buta Hejo, disutradarai oleh Amrin Lubis (Lunar Jaya Film, 2004)
- Bisikan Gunung Kemukus, disutradarai oleh Acok (Lunar Jaya Film, 2004)
- Siluman Elang, disutradarai oleh Purnomo Chakil (Lunar Jaya Film, 2004)
Menjadi Pemain Longser:
- Digugu Ditiru (TVRI Bandung, 1999)
- Telepon (TVRI Bandung, 1999)
- Propokator (TVRI Bandung, 1999)
- POH (TVRI Bandung, 1999)
- Kasasar (TVRI Bandung, 1999)
- Ngarumpak Hukum (TVRI Bandung, 1999)
- Naskah Proklamasi (Damar Bumi Citraloka, 1999)
- Duriat Bejad (Damar Bumi Citraloka, 2001)
- Entog Mulang (Damar Bumi Citraloka, 2002)
Menjadi Pemain Teater dan Sandiwara Sunda:
- Bulan dan Kerupuk (Laskar Panggung Bandung, 2000)
- Geger Mataram (TVRI Bandung, 2000)
- Palagan Bubat (TVRI Bandung, 2000)
- Jaka Sundang (Paguyuban Sandiwara Sunda Bandung, 2000)
- Jabang Tutuka (Paguyuban Sandiwara Sunda Bandung, 2000)
- Hanoman Trigangga (Paguyuban Sandiwara Sunda Bandung, 2000)
- Palagan Galuh (Paguyuban Sandiwara Sunda Bandung, 2000)
- Lutung Kasarung (Paguyuban Sandiwara Sunda Bandung, 2000)
- Srikandi Kawisaya (Paguyuban Sandiwara Sunda Bandung, 2000)
- Palagan Bubat (Paguyuban Sandiwara Sunda Bandung, 2001)
Menjadi Pemain Sinetron:
- Frida (TVRI Bandung 2001)
- Aktor (TVRI Bandung 2001)
- Pendekar Cilik, disutradari oleh Amrin Lubis (ESA-LATIVI 2002)
- Palasik Kuduang, disutradari oleh Prawoto Soeboer Rahardjo (Lunar Jaya Film-2004)
- Bila Nurani Bicara (TVRI Jabar dan Banten 2004)
- Mistéri Ronggéng Béntang, disutradari oleh Prawoto Soeboer Rahardjo (Lunar Jaya Film- 2004),
- Wadal Buta Héjo, disutradari oleh Amrin Lubis (Lunar Jaya Film- 2004),
- Siluman Belut Putih , disutradari oleh Amrin Lubis (Lunar Jaya Film- 2004),
- Cinta SMU , disutradari oleh Petrus (Rafi Film, 2004).
- Di Pintumu Aku Mengetuk (TVRI Jabar-Banten, 2005)
Menjadi Juri:
- Lomba Acting dan Baca Puisi Tingkat Umum Pameran Buku Bandung 2003.
- Lomba Baca Puisi Tingkat SD, SMP, dan SMU Pameran Buku Bandung 2003.
- Lomba Baca Cerita Humor “Sabulang Bentor” HU. GALAMEDIA, 2003
- Lomba Baca Puisi Tingkat SD dan SMP, pada acara “Sastra Bangkit dan Bergerak” di GGM Bandung, 2003.
- Lomba Menulis Surat Marah di Majalah Seni Budaya, 2003 (Bersama Dadan Sutisna dan Niar Kancana Dewi).
- Lomba Mengarang Carpon Mini Majalah Seni Budaya dan Lembaga Kebudayaan Mekar Parahyangan, 2002-2003 (Bersama Dadan Sutisna dan Doni Muhamad Nur).
- Top Model Parahyangan 2006 di Dezon, Bandung, 2006 (Bersama Erwan Juhara dan Rosyid E. Abby).
- Lomba Dongeng Tingkat Guru TK dan SD di Perpustakaan Prof. Dr. Doddy Tisna Amidjaja, 2006.
- Lomba Menyanyi Pop Sunda “Saukur Cimata” (Produksi Valentino Jaya Abadi), di Padepokan Seni Bandung, 2006 (Bersama Oon. B, Soeria Disastra, dan Dody Satya Ekagustdiman).
- Lomba Dongeng Tingkat SD di Wilayah Gugus I, Kacamatan Cicadas, Kota Bandung, 2007 (Bersama Ambu Aas Partaatmadja dan Miftahul Malik).
- Lomba Pupuh Tingkat SD di Wilayah Gugus I, Kacamatan Cicadas, Kota Bandung, 2007 (Bersama Ambu Aas Partaatmadja dan Miftahul Malik).
- Lomba Pidato Bahasa Sunda Tingkat SMP pada acara “Festival Basa Sunda” di Kota Sukabumi, yang digelar oleh Daya Mahasiswa Sunda (DAMAS) cabang Sukabumi, 2007 (Bersama Dadan Sutisna dan Dian) .
- Lomba Baca Sajak Sunda FORUM SASTRA JAWA BARAT, di Gelanggang Generasi Muda (GGM), 18 Februari 2008 (Bersama Yusep Muldiyana dan Dian Hendrayana).
- Lomba Baca Sajak Sunda Tingkat SMP/MTS “RISKSA BUDAYA SUNDA 2008″, di Gedung PKM Kampus UPI Bandung, 7 April 2008 (Bersama Ano Karsana dan Agus Suherman).
- Lomba Baca Sajak Sunda Tingkat SMA/MA “RISKSA BUDAYA SUNDA 2008″, di Gedung PKM Kampus UPI Bandung, 7 April 2008 (Bersama Ayi Kurnia dan Agus Suherman).
- Lomba Desain Cover dalam acara Islamic Book Fair 2008.
- Lomba Stand Terbaik dalam acara Islamic Book Fair 2008.
- Lomba Ngadongeng Tingkat SMA Se-Jawa Barat BPBD Disdik Jabar, di Wisma Anugrah Bandung, 14 Juli 2008. (Bersama Hadi AKS dan Asep Ruhimat)
- Saembara Ngarang Carpon di Internet “Hadiah Sastra Bujangga Maya 2008″ (Bersama Dadan Sutisna dan Ahmad Gibson Al-Bustomi).
- Lomba Bercerita Tingkat SLTP se-Bandung, di Balai Bahasa Bandung, 26-27 Agustus 2008 (Bersama Drs. Taufik Ampera, M. Hum. dan Nugraha Hidayat, S.Sen)
Menjadi Pembicara/ Pemateri:
- Berkenalan dengan Teater Tradisional Longser di RRI Bandung (2000);
- Pelatihan Menulis di Media Massa di Pasamoan Sophia, Bandung (2002);
- Pelatihan Menulis Cerpen di Majalah Suaka IAIN SGD Bandung (2003);
- Proses Kreatif Menulis di Pameran Buku Bandung 2003 (2003);
- Pelatihan Menulis Skenario di Yayasan Jendela Seni Bandung (2006); dan
- Dasar-Dasar Menjadi Reporter Radio dan praktek Menjadi Reporter Radio di Broadcast Mandala UIN SGD Bandung (2007).
- Perkembangan Pers Sunda, pada acara Festival Basa Sunda di Sukabumi (2007)
- Puasa dalam Tradisi Sunda, di Masjid Al-Ikhlas, Turangga, Bandung (6 September 2008)
Menjadi Moderator:
- Menulis dan Membaca di Pameran Buku Bandung 2003, dengan pembicara Ajip Rosidi dan Hawe Setiawan (2003);
- Menulis Cerpen di Gedung Kesenian Rumentang Siang, dengan pembicara Eriyanti Nurmala Dewi (2002);
- Menulis Sajak di Gedung Kesenian Rumentang Siang, dengan pembicara Etty RS (2002); dan
- Proses Kreatif Menulis di Dezon Bandung, dengan pembicara Bambang Q. Anes dan Hermawan Aksan (2006).
- Workshop Peningkatan Apresiasi Bahasa dan Sastra Daerah (Wilayah Bogor), di Hotel Delaga Biru, Cianjur, dengan pembicara Arthur S. Nalan, M.Hum., Aam Amilia, dan Soni Farid Maulana (21 Mei 2008).
- Diskusi The Local Jornalism; Menakar Kelokalan Journalis, pada acara “Jurnalistik Fair” di Aula UIN Sunan Gunung Djati Bandung, dengan pembicara Hawe Setiawan (27 Oktober 2008).
Menjadi MC (Master of Ceremoni) pada Acara:
- Peluncuran Buku Anaking Jimat Awaking (Karya Wahyu Wibisana), di Aula Universitas Padjadjaran (UNPAD) Bandung (2003).
- Peringatan Setengah Abad Pernikahan Ajip Rosidi – Empat Fatimah, di Gedung Yayasan Pusat Kebudayaan (YPK) Bandung (2005) –with Rinrin Candraresmi
- Peringatan 40 Tahun Paguyuban Panglawungan Sastra Sunda (PP-SS), di Gedung Kesenian Rumentang Siang, Bandung (2006) –with Rinrin Candraresmi
- Peluncuran Buku Tirai Bambu (Kumpulan Puisi Tiongkok Baru), di Kampus Akademi Bahasa Asing (ABA) Internasional Bandung (2006)
- Peluncuran Buku Neangan Bulan, di Teater Terbuka Taman Budaya Jawa Barat (2006)–with Rinrin Candraresmi
- Lawung Panyajak Sunda, di Gedung Kesenian Rumentang Siang, Bandung (2007)
- Lomba Dongeng Kaum Ibu, di Gedung Kesenian Rumentang Siang, Bandung (2007).
- Penyerahan Hadiah Sastra Rancage 2007, di Aula Universitas Islam Bandung (UNISBA) (2007) –with Intan.
- Indonesia Bersama, Indonesia Bergema; Gelar Seni Budaya Sunda dan Tionghoa di Gedung Kesenian Rumentangsiang Bandung (2007)
- Peresmian Apotek Mutiara Hati, di Jl. Adi Flora Raya 15, Pertokoan Bumi Adipura, Bandung (1 APril 2007)
- Jejak Langkah Urang Sunda; 70 Tahun Ajip Rosidi di Graha Sanusi Hardjadinata (Aula Unpad), Jl. Dipatiukur 35, Bandung (31 Januari 2007)—with Mira Rosana Gnagey Wiranatakusumah.
- Pasanggiri Ngadongeng Kaum Ibu, di Gedung Lokantara RRI Bandung (19 Februari 2008) –with Rinrin Candraresmi
- Peringatan Hari Bahasa Ibu Internasional, di Graha Sanusi Hardjadinata (Aula Unpad), 21 Februari 2008 –with Suci Andari.
- Gelaring Pustaka Buku Kanagan II & Anugrah Gubernur Jabar 2008, di YPK, Bandung, 2008.
- Workshop Peningkatan Apresiasi Bahasa dan Sastra Daerah (Wilayah Bogor), di Hotel Delaga Biru, Cianjur, 21-22 Mei 2008.–with Dewi Mayaresmi
- Peuting Geugeut Katineung, antara Gubernur Danny Setiawan dan Wagub Nu’man Abdul Hakim, dengan masyarakat Jawa Barat, di Hotel Horison, Bandung (6 Juni 2008)–with Tintin.
- Penyerahan Hadiah Sastera Rancage 2008, di Graha Sanusi Hardjadinata UNPAD Bandung (14 Juni 2008)— with Mira Rosana G. Wiranatakusumah.
- Acara “Gunem Catur Sastra jeung Pangajaran Basa Sunda” di Gedung Bapeda Kuningan (21 Juni 2008)—- with Ana
- Pembukaan Helar Festival Bandung 2008, di Jl. Braga, Bandung (19 Juli 2008)— with Suci Andari.
- Lawung Pangarang Sunda di Gedung Kesenian Rumentang Siang (13 September 2008)
- Peluncuran Buku Dalam Rangka 70 Tahun Prof. Dr. E. Saefullah Wiradipradja. Buku-buku yang diluncurkan adalah Hukum dan Transportasi Udara (Karya Prof. Dr. E. Saefullah Wiradipradja), Hukum dan Perkembangan Masyarakat (Bunga rampai tinjauan kritis para ahli hukum atas perkembangan hukum di Indonesia), Dari Kaki Gunung Guntur ke Tamansari (Biografi Prof. Dr. E. Saefullah Wiradipradja, ditulis oleh Hawe Setiawan, dan editor Septiawan Santana), dan Bunga Rampai Kesan dan Kenangan Keluarga, Sahabat, dan Koloega Prof. Dr. E. Saefullah Wiradipradja. ( di Aula Universitas Islam Bandung <UNISBA>, Senin, 13 Oktober 2008) –with Ibu Ani.
- Silaturahmi WARGI GALUH PUSEUR, di Aula STBA Yafari, Jl. Cihampelas, Bandung (19 Oktober 2008)
Perlombaan:
- Juara III Sayembara Menulis Cerita Rakyat Jawa Barat Tahun 2000, dengan judul “Situ Lengkong Panjalu”
- Juara III Sayembara Carpon Mini Tahun 2002, dengan judul “Si…!”
- Juara III Hadiah Sastra D.K. Ardiwinata Tahun 2004 dalam lomba menulis dangding, dengan judul “Sandékala Tara Lila”
- Juara II Lomba Carpon KSM Galura Tingkat Mahasiswa Tahun 2005, dengan judul “Kontrak”.
- Juara III Lomba Menulis Drama Sunda 2007, dengan judul “Badog“.
- Juara II Hadiah Sastra LBSS 2006, dengan judul “Cai Buruk Milu Mijah” (dimuat di KSM Galura edisi Minggu I Juni 2006)
Pengalaman Kerja:
- Unit ESA Production pada garapan “Tiga Pendekar” (2001-2002)
- Wartawan Majalah Seni Budaya (2002-2003)
- Wakil Pemimpin Redaksi Majalah Seni Budaya (2004-sekarang)
- Redaktur Pelaksana Majalah Bina Da’wah (2005- Agustus 2007)
- Staff CV. Widya Karya Utama (2006-Sekarang)
- Penyiar Radio Burinyay FM, pada acara “Galura Budaya Sunda” (2000-2001)
- Penyiar Radio Kencana FM, pada acara “Panglawungan Girimukti” (2003)
- Penyiar Radio Antassalam FM, pada acara “Legenda Pasundan”, “Sajak jeung Lagu Sunda”, “Sunda Sawawa”, dan “Nyingraykeun Lalangsé Haté” (2005-2007)
- Penyiar Radio Shinta Buana 97,2 FM Bandung, pada acara SA-SUN (Sasakala Sunda) (Februari 2008-sekarang)
- Pemimpin Produksi Peluncuran CD Musikalisasi Sajak Sunda “Lalaki Langit” di Gedung Kesenian Rumentangsiang Bandung (30Mei 2008)
Pengalaman Organisasi:
- Ketua Sanggar Seni Damar Bumi Citraloka (1999-2001)
- Humas Paguyuban Sandiwara Sunda Bandung (2000)
- Ketua Harian Yayasan Jendela Seni Bandung (2006-sekarang)
- Humas Paguyuban Panglawungan Sastra Sunda (PPSS) (2006-Sekarang)



Nepangkeun. Abdi yuswa 20 taun. Hoyong pisan diajar nari teh. Eta oge kantos tapi, guruna teu leres. Pedah akang seueur pangalamanana, tiasa teu abdi ngiring diajar ka akang?
diantos
Euis Rosmiatin
Nepangkeun oge, abdi 30 taun. Hapunten anu kasuhun, kana nari mah abdi teu tiasa. Osok eta oge nari, tapi sakadar ngiring joged dina panggung anu nuju kariaan.
Nanging insyaAlloh abdi tiasa masihan uninga tempat-tempat kanggo diajar tari. Hanjakal, abdi teu terang, di mana palinggihan salira. Bilih salira linggih di Cianjur, piraku kedah dipasihan alamat Gedong Kasenian Rumentang Siang. Ku kituna, paparin terang heula tempat linggihna.
Nuhun
Dhipa Galuh Purba
Hatur nuhun. Kang ari wewengkon teh naon? Abdi aya di Bandung, tapi perkawis alamat mah wios, abdina isin, magri rorompokna awon. Wios hoyong terang alamat sanggar tari wae.
Hatur nuhun sateuacana.
eh hilap, bade boboran, hapunten lahir batin abdi. Diantos alamat nari tea.
Sami-sami hatur nuhun.
Wewengkon teh daerah. Abdi oge memang mung naroskeun daerahna. Cekap tos terang di Bandung oge.
Seueur pisan sanggar tari di Bandung teh. Rayi Euis kantun milihan sanggar anu luyu sareng kereteg manah. Bilih bade diajar sasarengan di GREHA BUBAT ‘66, mangga kantun sumping ka Jl. Sekelimus Barat, Buahbatu, Bandung. Kontak bae ka Pangersa Ambu Aas Partaatmadja (022- 7505364). Kaleresan abdi oge sakali-kali sok ngiring aktip di eta sanggar, tapi sanes ngalatih nari.
Rayi Euis oge tiasa nyobi nganjang ka Studi Tari Indra (STI) asuhan Ibu Indrawati Lukman, sekretariatna di Gedong Wanita, Jl. LRE Martadinata (Riau) Bandung. Abdi kagungan nomor kontak Ibu Indrawati Lukman, nanging hapunten moal tiasa diumumkeun di dieu, patali teu acan mundut widi.
Tiasa oge ka Pusat Bina Tari (Pusbitari) asuhan Ibu Irawati durban, alamatna Jl. Putri No.2 (Ciumbuleuit), Bandung. Nomor kontak Ibu Irawati Durban oge, henteu tiasa diumumkeun di dieu patali teu acan mundut widi.
Atuh hoyong kursus di Gedong Kasenian RUmentang Siang (Jl. Baranang Siang No.1, Gedengeun Pasar Kosambi) oge tiasa. Di dinya aya Sanggar Tari Setia Luyu asuhan Bapa HM. Aim Salim. Tiasa oge guguru langsung ka Kang Dida, Kang Tedi, sareng sajabina.
Upami kaleresan linggih di wewengkon Bandung Timur, tiasa oge nyobi nganjang ka “Kampung Seni jeung Wisata”, anu dikokolakeun ku Ria Dewi Fajaria S.Sen., M.Sn (Ketua Umum); Kawi, S.Sen., M.Sn (Ketua Padepokan), sareng sajabina. Alamatna di Kampung Cibolerang, Desa Cinunuk, Kacamatan Cileunyi, Kab. Bandung. Upami naek angkot Cileunyi-Cicaheum, lungsurna di Jembatan Timbang Cinunuk, lajeng naek ojeg Jl. Cijambe (Peuntaseun Jembatan Timbang). Wawartos we bade Kampung Seni, insyaAlloh moal bireuk deui. Duka sabaraha tah ongkos ojegna mah, da teu acan kantos naek ojeg, sareng hilap henteu naroskeun. Nu eces mah, Rayi Euis ulah cobi-cobi mayar nganggo kartu kredit atanapi ATM.
Lembaga resmi nu muka program tari diantawisna Sekolah Menengah kejuruan Negeri (SMKN) 10 (kapungkur mah SMKI), Jl. Cijawura, Bandung, Sekolah TInggi Seni Indoanesia (STSI), Jl. Buahbatu 212 Bandung, sareng Universita Pendidikan Indonesia UPI/Sendratasik), Jl. Setiabudi, Bandung.
Sakitu kanggo samentawis mah. Bilih meryogikeun informasi sanes ngeunaan tari, tiasa oge ngontak ka Kang Nana Munajat (wartawan Seni Budaya): 08156112129. Kaleresan mantenna oge aktif di “Kampung Seni”.
Sakitu rupina
Baktosna
Dhipa Galuh Purba
cageur, lur? mugia kabeh urang sunda jagjag waringkas salawasna. (ngan karunya meureun, urang sunda nu jadi dokter nya?) ngahaja nganjang, sangkan manjang silaturahmi. sawareh tulisan di dieu geus dibacaan, sesana ke disampeur deui. eh, urang manggih kabungah sanggeus maca situs ieu, naskah drama urang kapilih euy! nuhun bewarana, lur. ke tepung di bandung…
Nazaruddin Azhar
Alhamdulillah pangesto, Kiai. Amiiin pokona mah. Pun uing oge kungsi nganjang ka blog, nyasab teh basa keur maluruh berita ngeunaan “Kembang Kadengda” di Taman Budaya. Engke pun ung oge rek nganjang deui. Ayeuna mah mulang heula ah ka lembur, ka Panjalu. Alhamdulillah da hadiah drama bisa dicokot heula 50%. Tapi bungana 10% cenah. Teu nanaon, asal aya keur bekel lebaran.
InsyaAlloh ke tepung di Bandung…
Dhipa Galuh Purba
Lam kenal, saya juga memiliki posisi seperti anda dan jika sudi kita dapat berbagi atau kerjasama dalam menulis. oke. thanks
Tentu saja, kita harus selalu berbagi dan saling memberi ruang, agar bagian kita semakin banyak dan ruang kita semakin luas. Sama-sama, terimakasih…
Dhipa Galuh Purba
Sampurasun Kang Dhipa!
Kumaha sehat? tos lami teu patepang nya?Sim kuring ayeuna nuju ngumbara di kalimantan beulah kulon, pas kota khatulistiwa, tos aya sataun langkung. ari icikibung mah dina radio tapi sanes anu baceona ari kuring mah, nu ider-ideran we, ceuk bahasa barudak jurnal mah hunting. urang sunda di dieu oge pabalatak, jaba seueur pakumpulana, naha nyaari urang sunda teh hese ngahiji, teu di imah teu di pangumbaraan! kinten-kinten bade iraha ngabantun longser ka pontianak, supados euyeub we taman budaya kalbar teh. terkahir kamari pisan aya wayang catur, anamung barudak jakarta asli sunda. saurna tos jatukrami, kumaha tos rimbitan teu acan?sabaraha? aeh punten kalah jiga nu curhat, malum pan sono tea sanes kitu?sanes? kumaha atuh? ah ikan sepat ikan gabus we atuh nya, makin cepat makin bagus, pidoana we kang.
cag ah!
Alhamdulillah, Lur… bungah pisan yeuh patepung di dunya aheng. Aya eta oge warta ti Kang Rudi Mangle, cenah mah Cep Botol teh ngumbara ka Kalimantan. Tah sip kudu lampar jadi urang Sunda mah, kudu bisa hirup di lembur batur. Dina radio mah bagean nanaon oge hade pokona mah, nu penting dinikmati tur sing yakin rea mangpaatna keur balarea. Penyiar, operator, atawa bagean naon bae di radio, pasti rea nu ngadungakeun ku kaum danguna. Sing yakin pokona mah! Uing kamari siaran di Radio Antassalam FM Bandung ti bulan Juli 2005 nepi ka Agustus 2007, saban mangsa menta du’a ka para kanca Antassalam. Alhamdulillah, du’a ti parakanca teh mujarab pisan karasa ku uing mah. Jadi, sing reueus digawe di radio teh. Sing percaya kana kakuatan du’a balarea.
Ke, uing rek ngotektak alamat. Asa boga babaturan di Kalbar teh, mangkaning geulis kawanti-wanti tur micinta kana seni. Patepung tur wawanohanna oge dina acara Festival Musik Kalimas Surabaya. Pokona mah engke mun geus kapaluruh alamatna rek dialungkeun ka dinya. Omat tepungan, mun bisa mah bari rada maca jangjawokan sangkan manehna katarik ati kapentang asmara. Dungakeun we sing ulah kapiceun alamatna.
Uing nepi ka ayeuna masih lalagasan. Can aya jodona we, da ari kabogoh mah saban pengkolan, maksud teh kabogoh batur. Sok sing betah, hayu urang silih dungakeun. Perkara urang Sunda hese ngahiji mah teu kudu jadi bahan pikiran. Nu penting mah urang we kudu ngahiji jeung jalma-jalma anu resep ngahiji.
Dhipa Galuh Purba
NB: Eta alamat e-mail teh sidik2 deui, bisi salah ngetik. masalahna uing ngirim e-mail, tapi teu nepi wae.
sampurasuun.
duh kalintang bungahna mendakan kuncen di dunya maya ieu teh hehe
ah kang simkuringmah mung bade ngadugikeun salam pangwanoh kangge kasadayana, terutamina kang admin hehe…
hapunteun simkuring tos kumawantun kukulilingan di pipir sareung buruan akang hehe…maca2 geuning meni sarae. benteun saeung simkuring nu ngan sakur tiasana ngopi paste
diajar oge. pami kersamah ajarkeun simkuring atuh kang
Nuhun ah, sunda makalangan
Rampeees
Sami-sami, nyanggakeun salam pangwanoh. Hatur nuhun tos kersa rurumpaheun ka saung butu. Mangga bae bade ameng di lebet rorompok oge, teu kenging isin-isin, dianggo we sendalna.
Hayu urang diajar sasarengan, da sami abdi oge nuju diajar.
Nuhun
Baktosna
Dhipa Galuh Purba
ass.ww
akaaaaaaaaaa………….ng!!!!!!!!
nepangkeun simkuring pun ceu” mustika, ngawitan wanoh sareng salira teh waktos ngupingkeun acara salada, eta ge wanoh suantena wungkul, teu aya kecap sanes mung upami dibandingkeun sareng didin s bajuri mah 11 12 gentem. aeh” janten ngacapruk nya ieu teh, nu terahir mah wios teu upami simkuring hoyong tepang sareng salira, perkawis sangem henteuna mah, teu langkung salira, pokona mah abdi penggemar berat. piiiisssssssss deh.
Ceuceu Mustika
Wa’alaikumsalam…
Sami-sami nyanggakeun salam pangwanoh. Leres pisan, abdi kantos siaran ngasuh acara SALADA (Sajak jeung Lagu Sunda) di Radio Antassalam FM. Hatur nuhun pisan atuh pami sok ngadangukeun mah. Alhamdulillah abdi disebat mirip sareng Bapa Didin S. Bajuri mah, kaleresan idola abdi eta teh. Mantenna urang Bogor anu suantenna matak tingsariak kana satungkebing rasa.
Mangga hoyong tepang mah, mudah-mudahan we sing janten baraya.
Dhipa Galuh Purba
kukurilingan…milarian bewara ngeunaan HBH Kusnet…. pan jangji bade di brod kes ???
mana yeuh dipilarian teu aya ????
He he he… punten kamari kaweur pisan ku padamelan. nembe ayeuna bade dionline-keun. Eta oge potretna wungkul. Mangga we uningaan di menu GALERY FOTO.
Assalamu’alaikum
Juragan bade tumaros yeuh ?
Kahiji, upami pribados ngadonlod seratan-seratan salira ti ieu site, kenging ? Hoyong difiling janten hard copy ongkoh….
Kadua, dupi gambar salira anu tengah, nuju acara naon eta teh ? Emh…emh, meni rancunit kitu….
Wassalamu’alikum Wr. Wb.
Hatur Nuhun, mmmuah….. !
Hatur nuhun kana perhatosanana Kang Asep Umi nu kasep.
Kahiji, mangga bade nunjal seratan2 abdi mah, nanging ulah ngicalkeun nami pangarang sareng sumberna. Gratiiiis.
Kadua, eta teh poto abdi basa nuju maen sandiwara Sunda di Gedong Kasenian Rumentangsiang, Jl. baranangsiang No.1, Bandung.
Nuhun
Dhipa Galuh purba
damang kang dipa?
kumaha panjalu aman?
kang masih emut teu ka sim kuring? dadan gembol. angkatan 98 stsi bandung jurusan teater.
kegiatan na naon wae ayeuna kang? kamari si Rano, si kudrat, si mang hermana dan temen2 dari pancakaki maen di CCF.
salam kangen se ti simkuring………..
no simkuring
081322851375
Panjalu mah tiis tingtrim matak betah keur ngahunang-ngahening. His puguh bae inget pisan. Kumaha ente cageur? Masih keneh begang ayeuna? Ayeuna mah keur menikmati nganggur heula. Enya, uing oge tadina mah geus rek ngajadwalkeun lalajo, ari pek poe Senen teh aya nu nyampeur ka Cianjur. Biur ka Cianjur. jadi, teu bisa ngalalajoanan Pancakaki.
Salam kangen deui
Dhipa Galuh Purba
Aduhhh… diangken baraya…. Blog si kuring nangkod di dieu….irung ge asa kembung….. untung panangan masih keneh nyepengan mouse. Ti dituna mah bade milari poto HBH Kusnet, mana nya (tenga-tengo bari kukurilingan……) hi…hi….
Hih… teu kénging diapung-apung pangambung mah. Sesah milarian deui kéh, bilih kenurna pegat. Langlayangan wé anu apung-apungkeun mah.
DHIPA GALUH PURBA
Kumaha alamat babaturan teh geus kapuluruh lur? Rada kabita ku basa geulisna, mangkaning uing rada kasepian
Enggeus aya. Ké dikirimkeun kana e-mail. Omat mun ngajodo, kudu méré 10 % tina jumlah mas kawin.
Ngan uing téh asa rieut, naha ngaranana jadi Aji Qomara Dewi Hakim? Sabab dina kartu nama manéhna ukur Aji Qomara Hakim. Teu maké Dewi. Panasaran, diilikan deui dina dokuméntasi di Majalah Mangle (harita téh da nulis laporanana), sarua dina Mangle oge bet maké Dewi. Naha nya? Uing téh bari ngalindur kitu nulisna? Atawa bisa jadi manéhna hayang ditambahan ku “Dewi”, basa harita diwawancara. Teuing lah, poho deui. Pokona mah kanggo Neng Aji, hapunten pisan bilih pun uing nu lepat.
Bisi hayang apal poto jeung profilna, pék wé baca di ieu wéb, sabab geus ditampilkeun.
DHIPA GALUH PURBA
Aya alamat babaturan teh? sugan we rada deukeut jang ngaleungitkeun lieuk euweuh lieuk lain
Haaar… Apan geus dikirimkeun ngaliwatan e-mail. Sakali deui, mun ngajodo kudu méré 5% tina jumlah mas kawin.
DHIPA GALUH PURBA
wah atuh jauh, manehna di kaltim, uing mah di kalbar, kudu make pesawat, deukeut keneh ka jakarta atuh, tapi nuhun oe
Hiiih…sugan teh siga Bandung Timur jeung Bandung Barat, he he he…
Henteu ketang,uing nu poho. Rarasaan teh Neng Aji urang kulon. Barang kapanggih kartunamana, manahoreng manehna di wetan. Tapi da kagok. nya dibikeun weeee… alamatna teh he he he
ke urang ngotektak deui, da sobat-sobat uing mah insyaAlloh aya di unggal wewengkon oge.
DHIPA GALUH PURBA
euleuh gening aya kang bhotol ? kumaha damang ? mugia emut keneh ka abdi. Sing sehat, sukses, & salamet di pangumbaraan nya..
Ahmad NR - SWS STT Telkom
08 111 8888 01
Muhun, Kang Ahmad. Pangersa Botol téh ayeuna mah ngumbara di alak paul. Urang darungakeun wé ku sadayana. Sing betaheun tur pinanggih sareng kabagjaan lahir barin, dunya akhérat, amiiiin…
DHIPA GALUH PURBA
lur,,,
kumaha geus cageur ayeuna mah?
cenah ceuk si malik, redaktur galura nu teu nyunda tea ilaing gering?
uing mah yakin eta teh alatan loba teuing teteleponan.
pa kumaha lamun na blog ilaing ieu urang nyieun lomba carpon atawa puisi? resep naker sigana nieun lomba teh. komo mun hadiahna laptop. apanan can aya lomba ngarang hadiahna laptop. tangtu leuwih mangfaat batan hadiah duit nu langsung beak dibeulikeun hp. sok akh nyieun lomba. pan ilaing mah jago kana nyiar sponsor teh.
lamun teu jadi awas!!!
Enya, tilu minggu katukang mah uing gering. Tapi keun baé, hartina uing masih kénéh diaku umat Nabi. Coba kawas ilaing, asa can ngadéngé Agus Bebeng gering. Matak, rada diragukeun kaumatanana silaing mah.
Tah… alus euy ide téh. Hayu lah urang pikiran LOMBA NGARANG CARPON jeung SAJAK dina www.galuh-purba.com. Bener, bener, hadiahna mending laptop. Tapi poma mun silaing meunang, éta laptop ulah dipaké rucah, komo maké jeung Sex Laptop mah. Ku kituna, sumangga ka nu gaduh minat nyeponsoran ieu kagiatan, supados ngontak baé ka nomor hapé simkuring. Nanging panuhun nyiapkeun laptopna kedah dua. Nu hiji kanggo pinunjul, nu hiji deui mah kanggo Déwan Juri. Janten, déwan juri pamohalan kongkalingkong—komo jeung si bebeng—kumargi tos pararuguh bakal kabagéan laptop.
DHIPA GALUH PURBA
Salam pangwanoh …
Ngala lele ditalaga
Diajam kangge disate
Ngamumule seni sunda
Dialam maya oge hade
Tangkal nangka papan meja
Nangka na teu samanea
Kang dhipa sastrawan sunda
Mugia bagja salamina
Sami-sami, nyanggakeun salam pangwanoh kanggo Kang Usman. Hatur nuhun kersa linggih.
Ngala belut di Talaga
Diajam kanggé dicobék
Kedah émut seni Sunda
Di alam maya ulah dicarék
Tangkal andam di Cikuda
Andamna teu samanéa
Kang Usman pituin Sunda
Muga sami bagja salamina
DHIPA GALUH PURBA
Ass, salam kenal kang! ieu sareung adik kelas mahasiswa jurnalistik UIN angkatan 2004. aduh, bangga saya ka akang Diva tos sukses, pengalamana oge, wah, hebat!! kang, upami aya waktos mah mampir atuh ka www.jurnalistikuinsgd.co.nr
diantos nya kang!!
Wa’alaikum salam…. sami2 salam kenal, Yayi…. Emh Kakang juga bangga punya yayi-yayi yang bersemangat dan kreatif. Ok, pasti kakang mampir ke sana tanpa harus nunggu kehujanan….
DHIPA GALUH PURBA
Salam kenal Kang Dipa,
Nembean mendakan website Sunda sae kieu… Sareng etah seratan-seratanana meuni marunel kitu… Paingan atuh da nu gaduhna ge sanes jalmi samanea.
Pami abdi peryogi, kenging ngopi nya Kang?..
nuhun,
ro2
Sami-sami nyanggakeun salam pangwanoh. Nuhun parantos kersa rurumpaheun. Ah…. abdi mah jalmi biasa, Kang. Urang lembur nu ngumbara di kota.
Upami aya nu peryogi, mangga dikopi bae…
sami2 nuhun
DHIPA GALUH PURBA
Assalamualaikum wr.wb
Sim kuring ngiring bingah kana presatsi Ayi Dhipa. Dari segala presatasi pendidikan dan karier ayi terutama dina widang kesenia. Tapi aya hiji nu dugi ka kiwari sok ngaganjel kana bangbaluh sim kuring, sanes perkaos kana prestasi Ayi. Sim kuring seueur maos seratan ayi mengenai Panjalu. Naon sih nu dibanggakeun ku urang sebagai arurang nu pernah tinggal dan sebagian masa hidup berada di PANJALU. Lengkong??? Sim Kuring Alumnus SD Panjalu 2 dan SMP Panjalu Alumnus Tahun 77. Tangtos ayi Dipa teu terang kaayaan lingkungan Panjalu khususna Situ Lengkong tahun 77 kapengkernakeun, kumargi nembe kumelendang kutan? Bagi Sim Kuring sudah hilang kebanggaan akan Situ Lengkong. Hanya tinggal genangan air yang sudah hilang sebagian besar fungsinya bagi kehidupan manusia khususna urang Panjalu. Sekian lama dari tahun 77 ngumabara ka luar Panjalu, Situ lengkong teh sudah banyak berubah. Waktos Sim Kuring tinggal di Panjalu persisna di blok jongor asin Pabuaran, cai lengkong teh tiasa dianggo masak atau mandi sareng beberesih anu sanesna. Ayeuna mah bujeng2 diangge masak/minum dipake mandi saja bukannya beresih malah ararateul. Ayeuna mah Caina Siga Cingcaw encer, hejo kacoklatan ngentel. Laukna ka marana yeuh? Sesele, hampal, corengcang, sepat, kulinyar (lauk nu pang enakna asli lengkong), katut kaberenyit, jongjolong tumbras, sudah tidak kelihatan lagi!!!. Dulu kalau kita masuk ke dalam Nusa, terasa sekali geueumanana. Tatangkalan ngajarulang jarangkung, hiyeum sampai-sampai sinar matahari tak bisa nembus ke permukaan tanah, jalan nanjak ka makam di nusa mani hejo sapertos karpet pinuh ku lumut, karaos agemanan saren aora eta nusa teh, tapi ayeuna mah bayengyang lebet ka nusa teh. Sok Ayeuna tingali pasangkrahan tempat piknik, SAREUKSEUK!!! Terutama di tempat parkir. Kios pedagang sudah mengahalangi pemandangan yang begitu indah. Komo upami ningali ti lebak tanggah ka kios di parkiran, hah gak layak diusebut sebagai tempat pariwisata nu sok ku urang di bangga-banggakeun. Pasangkrahan beheula mah hejo ngemploh ku jukut persis taman… Janten Ayi Dhipa abdi sok sedih ari mulang ka lembur teh. Padahal Panjalu terh sudah terkenal sebagai obyek wisata Ziarah dan wisata jalan-jalan.
Situ lengkong sareng sekeitarnya sudah rusak. Apa yang akan tinggalkan kepada generasi yang akan datang. Mungkin hanya baca cerita dari buku- buku, intenet, bacaan2 lain tentang Panjalu khusuna Situ Lengkong. Puaskah Ayi Dhipa Hanya mewariskan buku-buku kepada generasi yang akan datang bahwa di Panjalu dulu ada Danau?? Saya saat ini sedang mencari-cari kelompok atau LSM yang betul-betul peduli kepada Lingkungan Situ Lengkong baik di media maupun media elektronik dan media-media lainnya. Punten ya Ayi Dhipa upami terang aya kelompok atanapi LSM yang peduli sama Lingkungan Hidup di Panjalu khususna Situ Lengkong, abdi diwartosan nya!! Hayu lah urang jaga warisan para leluhur urang yang selalu lita bangga-banggakan.
Hatur Nuhun punten bilih aya carios anu nyogok sareng Nyugak
Wasalam
Arna TS
salam,
nepangkeun…simkuring anu nuju bibilitik nyinglar kasundaan. sanaeskanten anu nuju di garap kusimkuring teh rada seueur ting, kumargi teuacan komplit pangurusna. samentawismah abdi teh nuju ngadegkeun sanggar sastra sunda ciputat ilok http://wiwitan.blogspot.com sareng ayeuna nuju ngempelken mahasiswa khususna anu kawit ti ciamis anu resep tatakolan (kanggo grup degungan di wilayah ciputat saerng sabudeurunana. sok bilih engke manawi abdi aya kaperyogian ka akang dina masalah kasundaan, sayogi kuring nyuhunkeun pisan bantosannana…boh etamah ngeusi diskiusi ka budayaan sunda atanapi saneskanten sakumaha kaperyogiannana. komo masalah sastra mah…da kuring rada sesah milari literatur literatur ka sundaan. hatur nuhun kang
salam,
zaky
Wa’alaikum salam…
hatur nuhun kersa rurumpaheun. Bingah pisan nguping kagiatan akang di Ciputat. Tah… leres pisan, satuju, nonoman ti Ciamis sina ngahariji, meungkeut babarayaan, silih titipkeun diri di pangumbaraan.
Tangtos bae upami aya nu tiasa dibantos, abdi sayogi pisan. Sok, dirojong pisan ku du’a.
Salam baktos ka sobat-sobat ti tatar Ciamis…
DHIPA GALUH PURBA
Sampurasun kulan,
nuju ngotektak alam maya, ana breh mendak ieu situs. Kaleresan panginten ditepangkeun nir-kabel tapi Nu Pasti “Aya Hikmahna”.
Nepangkeun simkuring pun Tatang urang tatar galuh-ciamis nu ngumbara di Jogjakarta, gaduh paguyuban urang sunda nelah “Galuh Rahayu” tea. Nya kitu ari di lembur dungeun(budaya)mah sok rada nineung janten rada “chauvinis” panginten.
Wilujeng medar…… Pawarta, kang Rano nu ti STSI ayeuna ngawulang di ISI Jogja -pasti tos terang- alhamdulillah sok ngiring kumpul ngariung di “Galuh”.
Salam baktos
tatang galuh
Rampeees…
Alah… bingah pisan aya wargi nu bubuara di Yogyakarta. Tos rada lami nguping Galuh Rahayu teh. Hoyong pisan nganjang, tapi teu acan kabiruyungan. InsyaAlloh engke mah bade ngahajakeun. Salam baktos bae ka sadayana, urang silih du’akeun…
Salam baktos oge ka Rano Sumarno, sobat saangkatan di STSI Bandung. Nanging abdi mah teu junun kuliahna. Ari Karno mah junun (Kade ieu mah “junun” basa Sunda, sanes “junun” basa Arab)
DHIPA GALUH PURBA
nepangkeun .. sim kuring oge aya katurunan galuh.
meni reueus noongan webna.
salam baktos, ti urang bandung.
Sami-sami, nyanggakeun salam pangwanoh.
Simkirung oge reueus dilinggihan ku urang Galuh.
Salam baktos oge ka urang Bandung
DHIPA GALUH PURBA
Kami atasnama pengelola memohon kesediaanya untuk mengirimkan profile lengkap [Alakadarnya] guna di cantumkan pada kolom Kontributor. Terimakasih.
euleuh-euleuh…..(bari gogodeg)
seniman asli atuh ieu mah nya…
salam kenal lah…
Sami2, nyanggakeun salam pangwanoh…
Nuhun parantos rurumpaheun ka ieu web.
DHIPA GALUH PURBA
Euleuh..eulueh..meuni resep kieu ningalian web kang dhipa,seur info anu munel pisan.
wah abdi teu bosen bosen yeuh ningalian web akang.hatur nuhun parantos di angken baraya di web ieu.
wilujeng kang dhipa mugia web ieu langkung majeng salamina.
ciamis kota manis
salam manis ka kang dhipa
sareng ka urang ciamis.
ti nyi putri urang ciamis
sampurasuuunn….
hatur nuhun ka kang dhipa galuh purba anu tos ngadamel naskah “badog”…
sim kuring sararea nyuhunkeun dihapunten, bilih dina mintonkeun naskah “badog” seueur kakiranganna. hatur nuhun kana kritikanana. mugi2 teater lisma tambih maju.amiinn
teras nyuhngken pido’ana, mugi2 kenging juara.
hurip budaya sunda!!!
Rampeees…
Sami-sami, simkuring oge ngahaturkeun nuhun ka Teater LISMA UNPAS anu parantos lungsur galih ngagarap eta naskah. Teu kedah nuhunkeun dihapunten, bade sae bade awon oge da anu utamina mah tarekahna. Komo deui ningal pintonan kamari mah sae pisan.
amiiin… mugia LISMA UNPAS sing langkung sukses! Henteu penting janten juara atanapi henteu mah, nu utami kumaha mah tangtosna oge ketak ka payunna. Sanaos kitu, tangtos we du’a mah teu kedah disuhunkeun, mugia sing janten juara!
Hurip Lisma Unpas!
DHIPA GALUH PURBA
Beuhh bingah pisan tiasa mendakan ieu web. Sae kang eusina. Salam pangwanoh ti simkuring. Sewu nuhun laksaketikabingahan. Permios.
hallo Bos.
Kumaha damang? Muhun ieu simkuring ti teater dongkrak tasikmalaya. Ahh… hoyong silaturahmi wen.
Kang foto pementasan teater dongkrak nu JEBLOG nyuhunken di Back Up nya. Abi peryogi kanggo dokumentasi. hatur nuhun.
Wilujeng. Salam RINSO yey.
Alhamdulillah, nuhun parantos dianjangan. InsyaAlloh poto mah moal dikoretkeun, mangga bae. Nanging Agus Bebeng hoyong wawanohan sareng Ina Wahyuni, kumaha carana nya….
Nuhun
Baktosna
DHIPA GALUH PURBA
Assalamu’alaikum
Nepangkeun khususna ka kang Dhipa umumna kasadaya orang sunda…Kang abdi nembe lebet ka website akang sae pisan. Janten emut ka laguna kang Doel Sumbang ‘Kamarana orang sunda’ ari pek teh aya.
Numawi sakitu heula perkenalan abdi.
Haturnuhun
Edi S
Ciwaruga, Bandung
Wa’alaikum salam wr.wb
Hatur nuhun kana kasumpinganana kana ieu web, kalayan simkuring oge seja nyanggakeun salam pangwanoh. Muhun, urang Sunda memang araya.
DHIPA GALUH PURBA
Assalamu’alaikum
nepangkeun ka sadaya sesepuh urang sunda nu aya di dieu abdi dekah si jangjang semplak ti rancamanyar bale endah
ni asa reueus abdimah ninggalan situs sundaan, mudah2an beuki seueur situs sunda…..amin…!!!!
Dekah (si jangjang semplak)
wa’alaikum salam
simkuring sanes sesepuh, komo sepuh. Nuhun pisan dilinggihan, kalayan sami-sami nyanggakeun salam pangwanoh. Leres pisan, mugia situs kasundaan sing langkung riab di dunya maya. Amiiin
DHIPA GALUH PURBA
Assalamualaikum,
sampurasun…
kang, nepangkeun. abdi Yanuar ti Hima Pensatrada FPBS-UPI.
maksad hoyong ngabewarakeun ka sadayana, hususna guru basa Sunda sa-Jawa Barat, Himpunan Mahasiswa Pendidikan Basa jeung Sastra Sunda FPBS-UPI Bandung seja ngayakeun kagiatan RIKSA BUDAYA SUNDA 2008. anu ngawengku acara Cerdas Cermat Basa Sunda (SMP sa-Jabar), pasanggiri pupuh (SMP sa-Jabar), pasanggiri maca sajak sunda (SMP-SMA sa Jabar), debat basa sunda (SMA sa-Jabar), pasanggiri ngadongeng (SD sa-Bandung Raya).
Salam kenal ya kang….
Seneng baca2 di tempatnya akang, banyak banget prestasinya, Maju terus ya…
terimakasih atas kunjungannya. n salam kenal juga. Prestasi saya belum seberapa, masih banyak orang yang lebih berprestasi. Amiiin… terimakasih atas do’anya.
DHIPA GALUH PURBA
Sampurasun………
Langkung tipayun paralun anu kasuhun, wening galih anu dipamrih, hapunten anu diteda. Sim kuring rumaos parantos kumawantun nganjang ka Blog Salira .. tumbu laku kaukur ku umur, mawa seja panghegar manah nu bingah.
Salajengna, simkuring nyanggakeun beuheung teukteukeun, tikoro gorokeun, suku genteng beulokeun. Niat Sim kuring teu aya sanes mung hoyong janten sadulur nu akur, baraya nu di seja. Umumnamah…silaturahmi.
Rampung dawuh tuntas pangandika… jembarna hate estu nu di seja.
Rampes,
katampi pisan. Itikad nu sae. Tangtos bae, hayu urang raketkeun babarayaan. Simkuring oge nyanggakeun salam pangwanoh.
hatur nuhun.
baktosna
DHIPA GALUH PURBA
Silahkan kunjungi blog Pementasan Teater Sandekala, adaptasi Roman Sandekala karya Godi Suwarna
Silahkan kunjungi http://teater-sandekala.blogspot.com/ blog Pementasan Teater Sandekala, adaptasi Roman Sandekala karya Godi Suwarna
Assalamu alaikum, nepangkeun pituin abdi urang sunda asli…sli…sli….. kamrai abdi milari pupujian sunda kanggo PR pun anak pek mendak situs ieu, Alhamdulillah geuning urang sunda teh seueur keneh anuh satia kana kasundaanana, mugia salira ayi dhipa galuh aya dina lindungan Allah SWT, sehat lahir tur bathin salamet dunya akherat salamina ngamumule kana kasundaan urang sadaya, amiiin….
Wa’alaikum salam wr.wb
Alhamdulillah, hatur nuhun kana pidu’ana. Mugia Teh Inong oge salawasna aya dina ginulur rahayu, berkah salamet, salawasna aya dina panangtayungan Alloh SWT… amiin.
DHIPA GALUH PURBA
Asslamuallaikum Wr.Wb.
Sampurasun…
Kapihatur teater alif nepangkeun…
Wa’alaikumsalam Wr.Wb
Rampeees…
sami-sami nyanggakeun salam pangwanoh.
DHIPA GALUH PURBA
Salam tepang abdi oge ti Ciamis,…
Oh kitu… sami-sami, nyaggakeun salam pangwanoh.
DHIPA GALUH PURBA
Nepangkeun ka sadayana Nonoman Sunda…
Alhamdulillah gning… sapalih dulur urang sunda teh tos maraju siga bangsa deungeun, tapi kade sing emut tong nepikeun ka ngiringan budayana oge ah! di tingali mah budaya bangsa deungeun mah arawon… sok sing sarukses, kabeh urang Sunda mah dulur, leres teu..???
Sami-sami, nyanggakeun salam pangwanoh… hatur nuhun kana kasumpinganana ka ieu web.
Perkawis budaya deungeun, tangtos baé aya nu saéna aya ogé nu awonna. Nu saéna, taya lepatna dianggo conto. Atuh nu awonna tangtos kedah disingkahan.
Hatur nuhun kana pidu’ana, kalayan… amiiin,
DHIPA GALUH PURBA
Asa kantos tepang sareng yi dhipa teh. Upami teu lepat mah di Bumi Panyileukan nalika pun anak diajar ngahaleuang, ngan asana teh harita mah gondrong, ari lintuhna mah jigana masih nya ? naha leres kitu ?
Kataji kuseratan yi dhipa dina ieu situs, wilujeng…ah.
Rupina leres, margi abdi ngontrak bumi di Bumi Panyileukan. Kumaha ayeuna tuang putra parantos pinter ngahaleuang rupina mah nya? Kapungkur rambut téh leres gondrong. Ayeuna mah teu kaur panjang sakedik, pasti cepil harénghéng da seueur Ma Éwét berkeliaran. Sakalina sasalingkeran ogé, sok dibongohan pami nuju mondok, rambut diteukteuk ku Ma Éwét.
Hatur nuhun parantos linggih ka ieu blog.
DHIPA GALUH PURBA
ass. kang nepangkeun, abdi alumnus teater lakon UPI. seueur ngaos nami akang aya dimana-mana, komo di dunya internet mah, utamina ngenaan kasundaan.
nepangkeun we… susuganan hiji waktos urang tepang, kuring teu disasahakeun. wass. hatur nuhun
Wa’alaikum salam wr.wb
Sami-sami, nyanggakeun salam pangwanoh. Tangtos bingah pisan nambihan baraya, komo deui ti Teater Lakon UPI anu tos kakoncara.
Baktosna
DHIPA GALUH PURBA
Pa, nyuhunkeun nomor hape euy, aya proyekan yeuh di Balai Bahasa. Kontak ka sayah di nomor hp 085860944793.
ditunggu balesanna.
Pun Sarip
assalamualaikum……..
salam kenal ka sadayana, nu ya di sajagad dunya,, utamina urang sunda nu beuki gareulis sareng karasep…
hapunten sateuacanna upami rada ngaheurinan ieu website…. hee..
kumaha daramang ka sadayana???
mugiya para wargi sadaya aya dina kasehatan….
mengga wae, sakitu anu kapihatur,, ieu abdi, nepangkeun egi, ti kawali…
wasallamualaikum…
Yth, salam dari Jurusan Teknik Planologi (Perencanaan Wilayah dan Kota), Universitas Pasundan
Wa’alaikum salam untuk Jurusan Teknik Planologi (Perencanaan Wilayah dan Kota), Universitas Pasundan
DHIPA GALUH PURBA
Asalamualaikum wr.wb.
Sampuraaaaassuuuunnn ! Nepangkeun jisim kuring nyi semah (maksa la yaw da maenya ki semah da istri he he he…) Leres aya kitu nyi semah kang ?
Maksad teh ,ah da teu tiasa malapah gedang, hoyong diajar basa jeung budaya sunda. Mamanawian di widian. Lantaranana mah nyeta ku tanggung jawab profesi nu kedah neras ngigelan jaman kanggo ditularkeun ka barudak. Nuhun
Wa’alaikumsalam wr.wb
Rampeeees…!
Sami-sami nyanggakeun salam pangwanoh, Nyai Semah. Mangga, urang sami-sami we diajar, da Ki Pribumi oge sami nuju diajar. Sae pisan nularkeun pangaweruh ka murangkalih ngeunaan budaya Sunda. Nu teu kenging teh nularkeun panyawat…
DHIPA GALUH PURBA
Assalamualaikum…
hiji komentar…hebat!! teu kahaja buka alamat ieu di pas tugas di UNIFIL Lebanon..Selaku urang sunda ngiring bingah aya generasi penerusna penulis sunda siga RAF,Ahmad Bakri..saha seui nu ngamumule kabudayaan sunda upama lain urang? nyuhunkeun info, upami aya, buku “Diwadalkeun ka siluman”,”beregejed”,”sawidak carita pondok” sareng “dongeng enteng ti pasantren”…Sukses nya…
Wa’alaikumsalam wr.wb
Hatur nuhun kana komentarna.
Buku Diwadalkeun ka Siluman sareng Buku Sawidak Carita Pondok (Mangle) kawasna tos sesah milarianana, margi tos henteu beredar deui di pasaran.
Upami buku Beregejed karya Taufik Faturochman sareng Dongeng Enteng ti Pasantren karya RAF mah masih keneh aya, duanana pedalan CV. Geger Sunten Bandung. Komo deui buku Dongeng Enteng Ti Pasantren parantos dicitak ulang ku CV. Geger Sunten.
Jadi, upami meryogikeun dua buku anu kasebat diluhur, tiasa ngontak ka CV. Geger Sunten Bandung.
DHIPA GALUH PURBA
ass kang dhipa..
bade nyungken bantosan, wirehna di sakola pun biang bade aya perpisahan SD,kaleresan pun biang diamanatan kedah pidato perpisahan, nanging hoyong ngangge bahasa sunda,margi kitu,nyungken bantosanna ka kang dhipa, mugia janten amal,,hatur nuhun pisan sateacaanna, pami kang dhipa kersa nyungken dikintun bae kana email,hapunten ngareptkeun……mugia tambih nyongcolang kasuksesanna..amien
mojang tasik
Wa’alaikum salam wr.wb
Sumangga manawi tiasa insyaAlloh ngabantos sakadugana.
Hatur nuhun kana pidu’ana. sae urang silih du’akeun. teu aya kecap nu pangendah-endahna iwal ti du’a.
DHIPA GALUH PURBA
sampurasun aden…
S.O.S……..nepangkeun sim kuring kantos di caraka sundanologi (saangkatan sareng juragan zenal, mung teu junun…..), upami kagungan hoyong ngadownload lagu kembang tanjung anu orsinil sanes ti kang haji darso, pun istri…………….nyiram dugi ka …..pundung,,, helep me hatur nuhun
Sami-sami nyanggakeun salam pangwanoh.
sumangga, urang kotektak heula file-na.
DHIPA GALUH PURBA
Sampurasun, nepangekeun. Kuring pun yusran ti arcamanaik. Maksad mung sakadar laha-loho, ari pek kamalinaan. Sae pisan eusina. Sakali-kali seuri sorangan, nepi ka digeuhgeuykeun ku babaturan. “Kenapa Kang ketawa sendiri,” pokna. Ah, da dijentrekuen ge moal ngartieun. Sim kuring keur mancen tugas di kalimantan kidul. Kamarina mah kungsi di kalimatan kulon.
Titip salam ka Irawan Siswaya, bisi cenah rek milarian dulur, sindang we ka Tribun Pontianak. Aya sababaraha urang di dinya teh nu kungsi di Tribun Jabar.
Cag. Neda widi, kuring bade gugura ka Kang Dipa, keun via internet ge. Salam.
Rampeees…
Hatur nuhun Kang Yusran, sami-sami nyanggakeun salam pangwanoh. Kade we bilih gumujengna bilih marengan aya istri ngalangkung, tiasa ge-er tah…
Mangga engke didugikeun salamna ka Irawan Siswaya. Abdi oge sok sering ngawangkong sareng Kang Cecep Burdansyah, redaktur Tribun Jabar. Salam baktos we ka wargi-wargi di Kalimantan.
Guguru naon ari akang. Paling oge diajar sasarengan mah hayu.
Baktosna
DHIPA GALUH PURBA
Ass, kang
Punten kang, Alhamdulillah abdi nembe uninga ieu situs teh, luar biasa, dasyat, Bade tumaros manawi kagungan notasi lagu sunda lawas (Da-mi-na, jsb), dikantun tugas, jsb, kumargi abdi nembe ngawitan pisan, teras manawi gaduh lagu katineung ,
Hatur nuhun,
Wa’alaikum salam wr.wb
Nuhun kana kasumpinganana. Perkawis notasi, ke urang kotektak heula di Ranggon. Lagu Katineung nu mana nya? Anu Den Minor tea kitu, dina wanda pop Sunda? pami eta mah gaduh, da lagu favorit.
DHIPA GALUH PURBA
Ass. w .w. wilujeng menambah amal sholeh.(Moal wilujeng enjing ah !) Kantos tepang nuju pasanggiri puisi sunda di gelanggang pemuda sasih kapengker. Mung sateuacanna asa tos wannnoooohhh pisan bari teu acan ‘ face to face communication’ oge. Na dimana nya kantos tepang?? dina impenn kitu?? anu jelas mah dina mangle sareng di tvri pasosonten. Hususna eta ku pamendak ki pribumi meuni kataji janten weh sok kenal sok dekat he..he. . Manawi kagungan bongbolong kanggo mengantisipasi budaya niron anu sesah dibasmi. Da raraosan mah sok nyaram niron ka siswa didik teh bari masihan lolongkrang katingtriman ka barudak teh yen ulah sieun atawa isin mun kenging peunteun 12345 ge nu penting mah hasil sorangan. Nanging da iiihhh eta ku hobi ari ulum teh sok silih wartosan. Kituna teh ampir di unggal kelas di unggal level pendidikan. mahasiswa ge niron, guru nu sakola deui ge raresep kerjasama upami ulangan teh. siswa es dua es tilu ge arosok kerjasama cenah. Malah Mandar saur Prof. Bichari ti UPI mah dina PR kamari kedah ditanggulangi dari pusat kitusaurna. Kamaha Kang Dhipa manawi kagingan luang pangalaman ngeunaan ‘ eta’! Nuhun. Punten we ngiring ngaroropet . wassssalam
Wa’alaikum salam wr.wb
Alhamdulillah nuhun parantos ngalinggihan ranggon abdi. Kaleresan abdi nyerat waleran teh dina wanci tengah wengi, janten pami wilujeng enjing teh memang teu pati nyambung. Nuhun we pami tos wanoh mah, da tangtos tos wanoh mah sok teras bogoh dina tanda kutip.
Peryogi kauninga, abdi oge basa nuju sakola teh kantos niron (tapi sanes tukang niron). Antara kantos sareng tukang tangtosna benten. Memang niron teh atos ngabudaya, margi tos dipirucaan ku rupaning praktisi. Contona praktisi sinetron, pan sedep pisan niron-niron (malah ngajiplak) lalakon film ti luar nagri teh. alah tokoh intelek oge, aya kacaritakeun anu ngajiplak makalah atawa artikel. Jadi… wajar pami sesah dibasmina.
Nu kabayang ku abdi, pami hoyong steril nu niron mah, taya deui iwal ti nyadiakeun rohangan anu seueur. Eusina ulah langkung ti saurang anu nuju ujian. Kade we ulah sina mekel HP sareng laptop. Dijamin tah moal niron, da bade niron ka saha? Tapi katingalina, ieu mah sanes solusi, da bakal hambur ruangan.
Cobian we atuh pasihan penghargaan ka siswa nu tara niron. Jadi, berlomba-lomba kanggo jadi siswa anti niron. Atanapi bilih aya istri/ pameget anu nuju milarian jodo, sok saembarakeun dina ujian. Sing saha anu teu niron, pek tikahkeun sareng anu nuju milarianjodo tea.
Hatur nuhun
DHIPA GALUH PURBA
kumaha juragan,,,,
perkawis ngotektak MP3 kembang tanjung tea hehehe
parantos ka guar?
hatur nuhun…….
Parantos….
Mangga diklik didieu
Parantos diselapkeun dilebetna
sami-sami hatur nuhun
DHIPA GALUH PURBA
Ass,wr.wb
Hatur nuhun kang, muhun leres kang den minor tea, abdi milarian sesah, ngagaleuh vcd-na dimana? . Dupi diantos notasi kawih sunda buhun, priyogi kanggo 17-an diantos di email smbr_kahuripan@yahoo.co.id, .Hatur Nuhun,
Wassalamualikum, Wr.Wb
Sampurasun juragan…
Amit widi bilih aya nu katincak manah, kalengkahan janten amarah, sarebu laku salaksa lampah, tumbu laku kaukur ku umur, boga diri nu sakiwari, jembarna hate estu nu di seja… salajengna abdi nyuhunkeun widi bade add link blog ieu pikeun cindek di blog abdi, da aya hate kadua leutik he.. he…
Kalih ti eta bade naros yeuh… ningali sandal butut abdi teu kamari asa kakantun basa amengan sakedap kadieu…”pleletak” he.. he.. he..
Sumangga sagala rupi kapalay seja di-acc. Nanging perkawis sendal butut mah asa ningali teh dijingjing ku Miftahul Malik. Lajeng dihilian sareng roko satengah bungkus ku Agus Bebeng. Ti dinya teras digadekeun ka Dadan Sutisna. Ari ku Dadan diical ka Loegina De. Ku Loegina mah didamel kongkorong, tapi da pami teu lepat mah dicolong ku Atep Kurnia, dicandak kabur ka Cicalengka.
DHIPA GALUH PURBA
Nepangkeun abdi pun Rustam Effendi Sastrawijaya pituin urang Nusadewata bedahan ti Maparah, sareng rakamah sdr.Jumena dipawikarta kantos sakamer kos di SMA Kawali…..dikntenteh dipa-galuh urang mana geuning baraya ti panjalu………….hatur nuhun pisan wilujeng sareng jaya salalamina……..
Sami-sami, abdi oge nyanggakeun salam pangwanoh. Alhamdulillah, rerencangan raka abdi geuning. Ayeuna Aa Djumena linggih di Karawang Timur. Sadidintenna mancen di Bekasi. Janten sok didugdag “Krawang-Bekasi”.
DHIPA GALUH PURBA
Sampurasun….!!!
Ass. kang, damang??
tepangkeun wasta pun Ainun, lengkepna mah Ainun Arrobby hehe…:P,ari sadidintena sok disarebat Nu2n.
Simkuring kantos papendak sareng akang sababaraha kali, nanging….simkuring…..isin nepangan akang.(Sanes papendak pangintennya??hm…ninggali)punten pisan pami aya basa nu kasar.
Rampeeessss
Waálaikum salam…
alhamdulillah pangesto. Kumaha sawangsulna?
Nuhun pisan parantos nepangkeun, kalayan sami-sami abdi oge nyanggakeun salam pangwanoh. Sadidinten aya nu sok nyebat Galuh, aya nu nyebat Purba. Ari alo-alo mah sadayana kompak nyebat ETAL. Eta teh sasakalana mah kapungkur sok disebat Mang Metal. kadieunakeun Mang Etal. Teras we ayeuna kantul Etal.
Teu kenging isinan ah, kirang sae. Teu aya basa nu kasar atanapi lemes, sami wae lah nu penting eusina saeeee….
DHIPA GALUH PURBA
assalamualaikum. kang upami hoyong lebet ka produksi film kumaha caranya? tepangken nami abdi irwan. linggih sami sareng kang dhipa galuh purba ti kota nu caang ciamis. upami di panjalu aya curug tujuh di pangandaran mah aya laut biru. he.he.
wa’alaikum salam wr.wb..
Sami-sami nyanggakeun salam pangwanoh. Ieu patarosan kantos didugikeun ku nu sanes, kalayan tos diwaler ku abdi. Mangga bae diklik di dieu.
hatur nuhun
baktosna
DHIPA GALUH PURBA
Salam kenal… ti urang lembur kang….
sami-sami, nyanggakeun salam pangwanoh. sami abdi oge urang lembur.
DHIPA GALUH PURBA
Jujur ngaing mah, hade ari deuleu eusina mah, hanjakal loba keneh anu kudu dibenahan..
Tong kudu nyeri hate Luh… da ngaing mah bisana ukur ngritik… jeung lantaran ku kritik oge dia bisa mikir… teu kudu teuas hulu….
Sumuhun sae, abdi mah henteu anti kritik. Nanging supados abdi terang, mangga pangnuduhkeun di palih manana anu kedah dibebenahna. margi ari ku diri nyalira mah sok tara karoris aya remeh dina pipi ogenan.
DHIPA GALUH PURBA
Euluh…euleuh eta ngaing…bahasana sundana meuni lemes pisan.mantak isin anu maca euy….,bahasana sundana meuni ngisinkeun pisan.teu aya picontoeun nana.
pantesan atuh seur murangkalih aralit keneg bahasa sundana kasar..sigana nyonto ka jalmi model anjeun.
simkuringmah isin pisan..margi pun anak naroskeun ari aing naon?ari deuleueun naon?ari hulu naon?
kapan urang salaku sepuh isisn kabina-bina.
sok atuh aing teu kenging tiasana saukur ngritik….geura kaluarkeun karyan anjeun.supados di baca ku balarea salam dunya.simkuring oge tangtos bakal maos karya anjeun,ngan kade tutur bahasana anu saelah…
komo pami bahasa sundana picontoeunmah…teu kasar sapertos seratan anjeun.teu kenging ngan saukur ngitik,sarengna deui sateu acan ngritik teh saena koreksi diri nyalira.teu kenging ASBUN.
kang teu kengin kapok nyerat,maju terus.
anu ngritik sapertos kieumah sirik tanda tak mampuh…
pikeun simkuringmah sae kang sareng euisana mangfaat.
abdimah isisn pisan maosna maegi
salam baktos
simkuring anti bahasa sunda anu kasar.
Euluh…euleuh eta ngaing…bahasana sundana meuni lemes pisan.mantak isin anu maca euy….,bahasana sundana meuni ngisinkeun pisan.teu aya picontoeun nana.
pantesan atuh seur murangkalih aralit keneg bahasa sundana kasar..sigana nyonto ka jalmi model anjeun.
simkuringmah isin pisan..margi pun anak naroskeun ari aing naon?ari deuleueun naon?ari hulu naon?
kapan urang salaku sepuh isisn kabina-bina.
sok atuh aing teu kenging tiasana saukur ngritik….geura kaluarkeun karyan anjeun.supados di baca ku balarea salam dunya.simkuring oge tangtos bakal maos karya anjeun,ngan kade tutur bahasana anu saelah…
komo pami bahasa sundana picontoeunmah…teu kasar sapertos seratan anjeun.teu kenging ngan saukur ngitik,sarengna deui sateu acan ngritik teh saena koreksi diri nyalira.teu kenging ASBUN.
kang teu kengin kapok nyerat,maju terus.
anu ngritik sapertos kieumah sirik tanda tak mampuh…
pikeun simkuringmah sae kang sareng euisana mangfaat.
salam baktos
simkuring anti bahasa sunda anu kasar.
Yi punten upami tepang sareng raka Jumena No Hp abdi pang nguningakeun. 081323699XXX, Akang tugas di BRI Cabang Ciamis, upami kaleresan ka Ciamis mangga diantos linggih, salajengna yi dilembur akang Nusadewata (Sadewata) seueur pisan situs2 sareng peninggalan jaman kapungkur anu ngait pisan sareng jaman karajaan sunda galuh kawali….tapi dugi kaayeuna teu acan pisan aya anu ngaguar kana bentuk seratan2…tah upami aya waktosmah upami mulih ka Panjalu dihaturanan sindang ka Sadewata, atanapi pasihan uninga akang upami aya rencana ka Ciamis/Panjalu……….hatur nuhun yi sateuacana
Nomor HP parantos diuningakeun ka Aa Jumena. Hoyong pisan nganjang ka Nusadewata. insyaAlloh upami abdi ka Panjalu, tangtos abdi masihan iber… mamanawian we atuh mendak pijodoeun kanggo sobat abdi…
DHIPA GALUH PURBA
saleresnamah isin ngiringan nyerat di kolom ieu…basa sundana teu sami sareng nu sanes, manawi kitu bade ngiringan wae lah….. coz hoyong nambihan kosa kata sunda.
tepangkeun abdi anu ti Banten (pantesan bahasana hareuras he..he…) ngarasa bungah sanajan karak maca judul serataan akang anu ti awalna memang abdi gaduh perniatan belajar “naon eta sunda,” janten asa kacumponan. hapunten bahasana teu raos di baca komo di dangukeun mah…. haturnuhun
teu kedah isin-isin ah, da pun uing oge sami henteu pati sae basa Sundana. Nuhun yeuh tos dianjangan ku baraya ti Banten. pun uing kalintang bungahna. Wios lah basana moal raos didangukeun ogenan, sabab ieu mah apan bacaeun… he he he…
DHIPA GALUH PURBA
Asw. Wr. Wb.
Punten ah ngiring kaul. pami teu lepat mah ieu teh kang Dhipa nu di Antassalam sanes?! abdi sering ngadangukeun suanten akang nu halimpu.
Kang, bade naros dupi di bdg aya teu komunitas nu khusus kana budaya sunda tapi nu sadidinten di anggo. maksadna abdi hoyong di ajar bahasa sunda nu bener dina ngalarapkeun atanapi dina seratan.
pami aya, kedah mayar atanapi gratis? syukur2 gratisan…
nuhun
iwan (mahasiswa teknik di Bandung)
mangga, wilujeng sumping.
halah… suanten abdi anu sakitu ngaguruhna bet disebat halimpu…
Seueur atuh komunitas Sunda mah. Diantawisna salira tiasa ngiringan sawala Pusat Studi Sunda anu maneuh saban sasih. insyaAlloh nyariosna ku basa Sunda…
DHIPA GALUH PURBA
Alhamdalulillah.
Ternyata Dhipa-Purba adalah adik (sepupu) saya. Ayahnya (alm) adalah adik kandung ibu saya. Lama tak jumpa, baik secara fisik ataupun perjumpaan virtual. Dengan kakaknya, De Tunang, saya masih lumayan sesekali bertemu. Saya sangat bangga punya adik yang bergiat dalam bidang “pencerahan” dan “kesenian”. Ini adalah dunia yang sangat jarang digeluti oleh “orang Panjalu”. Dhipa-Purba keluar dari “mainstream” orang Panjalu yang kebanyakan jadi pengusaha sukses di bidang besi tua. Sebuah terobosan hebat. Hal-hal luar biasa memang hanya bisa dicapai dengan cara-cara yang tidak biasa.
Sekali lagi, selamat!
Salam,
Kang Yusuf Budiana
(Kang Ade putra mah Enang tea)
saya pun mengucapkan Alhamdullah… bisa bersilaturahmi melalui web yang sederhana ini. Mugia akang sakulawargi salawasna aya dina finanjar kawilujengan. Hatur nuhuhun parantos linggih ka web ieu, bingah pisan. Luyu sareng tujuanna, hoyong ngaraketkeun tali wawargian sareng sosobatan, tur nambihan wargi sareng nambihan sobat. (Teu hilap, abdi ngahturkeun rebu nuhun wireh loket abdi kapendak deui ku ayana jasa akang).
Orang Panjalu memang sangat erat kaitannya dengan besi tua, dan banyak yang sukses. Saya sendiri pernah bergelut dengan besi, tetapi saya meninggalkannya karena lebih tertarik banting setir ke dunia kesenian. Saat itu saya membuka konstruksi rangka beton “GALUH JAYA” di Jl. Cipadung (sekarang Jl. A.H. Nasution) pada tahun 1996-1998). Dari usaha tersebut, saya bisa menyicil sebuah rumah di Komplek Permata Biru beserta isinya, menggaji pegawai, makan, merokok, berpacaran, dsb. Tapi entah kenapa, dorongan dari dalam hati sangat kuat untuk terjun ke dunia kesenian, diawali dengan daftar kuliah ke STSI (Sekolah Tinggi Seni Indonesia). Padahal pada saay itu, orderan cukup banyak, tetapi saya memilih untuk meninggalkannya. Pada awalnya saya tidak bisa menghasilkan uang dari kesenian selama 3 tahun, sehingga harus ngojek untuk menambal berbagai kebutuhan. Baru pada tahun 2001 saya mulai menemukan jalan yang cukup terang, sehingga tidak usah ngojek lagi.
Selanjutnya… ya nanti disambung lagi. Salam baktos ka sadayana.
DHIPA GALUH PURBA
Assalamualaikum wr.wb… wah sae nya webna salam kenal nya ti abdi…….
Wa’alaikum salam…. Alhamdulillah… perkawis web, tangtos masih keneh seueur kakirang
DHIPA GALUH PURBA
Ass.
Kang Dhipa.
nepangkeun abdi ajat sudrajat.
jurnalistik 2004. angkatan si akew.
kang alhamdulillahm, angkatan kita membuat sebuah karya.
karyanya tersebut berupa media on line.
mang di klik www.bandung-news.com
di antos komentarna.
bilih aya pitaroseun nu langgung jero.
mangga kontak di no 92444186
Wa’alaikum salam…
Nuhun ayi Ajat. sami2 salam pangwanoh.
Kumaha Si Akew teh bener kuliahna? bejana cenah ngan ngagugulukeun wae bobogohan.
Wah… enyaan, kreatif, hade, sok terus berkarya tur ulah ulukutek wae di jero kampus.
Uing geus mukaan web-na, hade pisan. Tapi rada beurat teuing pas muka mimiti, file2na kudu dileutikan. desainna oge perelu rada dipapantes deui. Mun rek konsultasi masalah website mah, kontak we sobat uing: http://daluang.com
Sok, didungakeun pisan sing leuwih sukses!
DHIPA GALUH PURBA
Yi dupi seratan sejarah Panjalu anu dina wikipedia atos leres etateh sareng sumber asilna……..margi asa aya rada perbentenan sareng pedaran para sepuh….
Namina oge carita rahayat, anu dicarioskeun ti lisan ka lisan. Rupina kedah malum upami aya nu benten teh. Nu utami mah enas-enasna nu dipahing benten teh. Urang candak we hikmahna tina eta perbedaan teh. Kitu panginten, Kang…
DHIPA GALUH PURBA
Assalaamu’alaikum…
Kang Dhipa, duh asa suprise abdi.
Iseng searching nami nyalira geuningan nyantol ka situs ieu.
Abdi putrana ateu anu di sarijadi. Punten basa sunda na teu patos sae margi tos keuna polusi ayeuna tea.
Mugi akang sareng kulawarga sehat sadaya.
Wa’alaikum salaam…
Euleuh-euleuh… geuningan aya Alo Novi linggih. Haturan, bingah pisan dilinggihan. Numutkeun pancakaki mah abdi mah mamang, janten engke mah nyebatna “amang” bae nyaaa.
amang mah Alhamdulillah sehat walapiat. Mung Bi Tunang nu rada teu damang teh. Tos aya kana sasasih katarajang struk ringan. Nuhun keun pidu’ana we, kalayan mugia Alo sareng kulawargi di Sarijadi daramang sapapaosna…
Ayeuna masih mancen di Mizan? pami masih keneh, salam baktos ka Encep Dulwahab (Kang Dul)…
Wassalam…
baktosna
Amang Galuh Purba
sampurasun
kang simkuring babar di cianjur sisina. di pilemburan simkuring teh aya kaseunian urang sarerea nyatana budaya sunda. anu diantarana, wawacan malihmah sayr kokolot lemur aya keneh kitabna anu asli namung can kapaluruh. dogdog, lais, bajidoran jrd. tapi dugi ka danget iyeu jarang sareng can aya anu nuluykeunana atawa anu merhatikeun eta warisan budaya teh. kumargi kitu simkuring hayang ngamumule tapi kumargi teu gaduh rekan sareng kabatasna ku rupaning hal nepi ka ayeuna sim kuring can tiasa ngalakukaeun eta patekadanteh. kumargi kitu simkuring seja nyuhunkeun bongbolongan kudu kumaha kedahna. ayeuna simkuring nuju ngawulang di salah sahiji SD di kabupaten bandung jadi tanaga sukarelawan alamat lemur matuh banjar karang pamidangan asal sim kuringmah desa cikupa kec. cidaun kabupaten cianjur. ktutah kang hatur nuhun. salam ka akang mugia urang salawasna aya dina jalan sareng ridho mantena amin.
numutkeun abdi mah mending susud heula ku nyalira sakamampuhna, atanapi milarian partner anu ngagedur sumangetna kanggo nyukcruk kabeungharan karuhun urang. Upami abdi nuju teu aya padamelan, abdi oge kersa diajakan ka lembur akang. Abdi oge seueur balad di Cianjur, anu katingalina bakal kataji pami diajakan. Sakitu rupina. Pami bade ngajak abdi, mangga we kontak heula via HP.
DHIPA GALUH PURBA
Ass.Wr.Wb
Sampurasun….Nun
Bungah simkuring mah, re u eus pisan aya dulur nu motekar, salam pangwanoh,…
SalamBaktos
Wa’alaikum salam wr.wb
Rampeees…pangersa
langkung bingah deui simkuring kumargi dianjangan. Sami-sami nyanggakeun salam pangwanoh.
DHIPA GALUH PURBA
Ass.Wr.Wb
Nepang keun, saya dari Balai Bahasa Bandung. Meneruskan informasi dari Bp.Sarip Hidayat mengenai kesediaan Akang menjadi juri lomba bercerita/mendongeng siswa SLTP di Balai Bahasa Bandung tanggal 26-27 Agustus, dimohon kesediaannya untuk mengadiri rapat dewan juri pada hari Kamis tanggal 21 Agustus 2008 pukul 10.00 WIB di Kantor Balai Bahasa Bandung, Jl.Sumbawa No.11. Mohon Konfirmasinya Kang. Hatur nuhun.
Wass.
Wa’alaikum salam wr.wb
Terimakasih atas kepercayaannya. Saya bersedia untuk hadir pada acara rapat dewan juri pada hari Kamis tanggal 21 Agustus 2008 pukul 10.00 WIB di Kantor Balai Bahasa Bandung, Jl.Sumbawa No.11.
Demikian, sekali lagi saya menghaturkan banyak terimakasih.
Baktosna
DHIPA GALUH PURBA
hatur nuhun kasayogianana, diantos dina waktosna. wass
sami-sami, hatur nuhun
DHIPA GALUH PURBA
salam kenal kang, abdi miftah linggih di kopo, bade naroskeun sugan gaduh buku dongeng enteng ti pasantren, abdi tos lami milarian, nyuhunkeun bantosan na di imel ka miftahfahmi@yahoo.com,
hatur nuhun.
(humor sunda nu di web payun sarae kang…)
Sampurasun Yi…………….
Punten tos lami teu kontak…harepan sadayana aya dina kawilujengan…..handeueul Yi acara nyiar lumar diKawali teu nyaksian pisan anu taun ieumah….upami teu muka endong Ayimah sigana moal terang pisan aya acara eta…tuda duka akang anu kirang gaul duka publikasi/promosi anu kirang dimedia duka para sadayana sararibuk mayunan calon bupati duka kumaha…………Sanes promosi…. nya rundayan Sunda Galuh ayeuna aya anu bade majeng janten Pupuhu Ciamis/Galuh, Lemburna ngpas dilingkungan Surawisesa …..hayu urang daruakeun…sarta rojong…Nyaeta H.Tedi……amin
hai cantik? gue boleh kenalan gak ma kamu?
kalau kamu mau berkenalan dengan email gue kamu bls ya
foto kamu oke banget.
thaks for you.
Dalam tradisi Sunda, laki-laki yang harus berani memulai dan mendatangi seorang wanita yang disukai. Saya suka sama laki-laki yang jantan bermental singa.
DHIPA GALUH PURBA
ass…..nepangkeun abi asli urang oanjalu hoyong kenal sareng batur salembur manyambung silaturahmi…………? asal ti maparah,panjalu tea.
Wa’alaikum salam wr.wb
sami-sami nyanggakeun salam pangwanoh. Bingah yeuh gaduh baraya enggal nu sami-sami ti Panjalu. Cik nuhunkeun bantosan lah, pangmilariankeun sobat abdi nu tos sakitu lamina teu tepang, asli ti Maparah. Namina Ade Ruli Abdurachman Pribadi, sobat nuju SMP, sering pisan abdi kapungkur nambut motor anjeunna pami bade ngaheroan urang Cimendong teh, sakaligus sok dibengsinan ku anjeunna.
DHIPA GALUH PURBA
nepangkeun abdi urang cikampek, anu masih keneh mikaresep kana basa sunda katut budayana, katelahna urang karawang ari nyariosna kadanguna kunu sanesmah asa garihal pisan. kadangkala sok isin upami masihan pandangan ku basa sunda kumargi sok pacampur aduk sareng basa melayu. anjeun sebage nonoman sunda sok keprukeun jeung pintonkeun kabalarea sunda khususna ka urang indonesia umumna malah sing dugi kamancanegara. ningal prestasi anjeun cukup pikeun bekel, tepangan sesepuh budayawan sunda pikeun nimba elmu aranjeuna, malar budaya sunda ulah dugi sirna, kumargi nonoman sunda parantos ngarantunkeun budaya sorangan.
Sami-sami nyanggakeun salam pangwanoh. Sok simkuring sambung du’a, mugia bae sing langkung rempeg para nonoman nu kageuing tur katodel hatena pikeun nanjeurkeun banda Sunda…
DHIPA GALUH PURBA
Ass.w.w.
Ngiring bingah , nepangkeun sunda pituin anu tebih ti tatar sunda, di serang -banten. Ngaraos reueus aya “Galuh-Purba” , dijantenkeun ubar kasono kana sastra sunda.
Cep Sudama , Didoakeun sing beuki maju sing beuki motekar.
Salam,
KangHaji di Banten
Wa’alaikum salam wr.wb
Alhamdulillah abdi ge bingah gaduh baraya enggal di “lembur karuhun” Sunda.
Hatur nuhun kana pidu’ana. sami-sami abdi oge seja sambung du’a kanggo Kang Haji, mugia salawasna aya dina panangtayungan Alloh SWT, amiiin…
DHIPA GALUH PURBA
Bila ada janji tak setepat waktu sholat tiba
Bila ada serangkai kata dusta
Bila ada prasangka tak seindah serangkaian do’a
Bila aku teman,sahabat atau keluarga yang tak sebaik suara adzan bergemah
Bila ada kata lara yang masi membekas dihati
Bila hati tak sebening emun pagi
Bila wajah tak secerah mentari
Bila ada tingkah laku tak sebaik bacaan qur’an
Bersikan jiwa dan
Sucikan hati
Di hari yang fitri ini
Tak ada kata yang baik dan bijaksana selain
“TAKOBALLAHU-MINA-WAMINKUM”
*MINAL AIDIN WAL-FA IZIN*
~WANDA SEKELUARGA~
#MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN#
http://4wand4.wordpress.com/
assalamu’alaikum….
kahatur kang dhipa,
Aya ku kataji kapati - pati ku ieu web, dina halabhabna basa, simkuring asa kaubaran…geuning masih aya keneh nu micinta kana basa indung,duh…kareueus teu anggeus - anggeus, kabagja taya sudana…mugia kang dhipa aya dina ginuluran rahayu…pangapunten boh bilih basa simpkuring mah teu merenah tur pasolengkrah…namung mung hiji nu di pimaksad mugia ngalangkungan ieu komentar tiasa meungkeut duduluran,ngaraketkeun tali silaturahmi…salam kasadaya baraya galuh-purba.. mun kongang mah rek meredih kaweingan galih kang dhipa da simkuring ge hoyong di sebat baraya mah,hehehe….ngan kahalangan we ku wates pangabisa dina ngareka basa,sok komo nepika nolih kana seni jeung budaya sunda mah asa jajauheun….
salam kenal we langkung tipayun, wasta Agus Nanda, linggih di dayeuhkolot pituin ti Tasik pernahna di kawalu,nuju ngumbara di bandung, bari ngamalkeun elmu ngawurukan murangkalih di SMA-SMK BPPI Baleendah…sakitu nu kapihatur, hatur nuhun
bobo sapanon carang sapakan neda agung cukup lumur jembar pangampura,
wassalmu’alaikum.wr.wb….
wiliujeng boboran siam ya akang nu ganteng. hapunten da basa abdi mah teu merenah seueur titajongna abdi salahsahiji penggemar berat akang, bahkan sampai jatuh cinta, dupi akang tos kagungan bojo sabara hiji??????? aduh hoyong atuh abdi janten anu anom. aduuuuuuh ah aha emh teu kiat. aha aha ah ah hoyong pipis, hoyong hoyong eta, hoyong emh emh, aaaaaaaaaahs ahhhhhhh….
ASSALAMU’ALAIKUM ki Sunda, nepangkeun sim kuring pun Andri Hardiansyah, manawi akang kantos wanoh ka abdi, pami teu leupat mah dina acara tepung taun sareng medarna buku pak rektor unisba tea gening, hatu punten tugas eta tah rada telat kumargi sim kuring masih keneh pabetot-2 ku padamelan di kantor, tapi kin insya Alloh pasti di kintunkeun eta tugas teh. mung sakitu nu kapihatur mudah-mudahan awal patepung lawung sareng simkuring tiasa janten awal tina nambihna pangaweruh abdi dina bidang jurnalistik. amin.
Wa’alaikum salam wr.wb
Tangtos bae atuh emut. Bungah pisan tepung di UNISBA. Sok sing sukses, nu penting mah pardu kasambut sunat kalampah. Diajar Jurnalistik mah memang bakal langkung tereh ku cara praktek langsung di lapangan.
DHIPA GALUH PURBA
atanapi tugasna nungtutannya kang teu sawios kitu???
Mangga, teu sawios-wios… (sigana kabiasaan mayar hutang sok dicicil nya… :))
DHIPA GALUH PURBA
Ass, Kang.
Kang salam wanoh ti simkuring, mugi-mugi lewat blog ieu tiasa janten jalan silaturahmi , sok asa bingah simkuring mah tiasa nepangan wargi anu salemah cai sareng sabudaya teh.blog simkuring (http://sangiang.wordpress.com).
Kang aya pamundut yeuh, upami tiasa nyuhunkeun lagu kembang tanjung gaduh teu pami aya di email ka “miftahza@yahoo.com” soalna abi mah tebih disurabaya…
Hatur nuhun kang,
Aang
sami2 nyanggakeun salam pangwanoh.
Mangga korehan di dieu pasti aya nu dipilarian teh:KLIK IEU YEUH
DHIPA GALUH PURBA
Kang, manawi uninga/gaduh artikel, kuring neda sajarah Galuh Pakidulan anu ngaguar wewengkon Pangandaran dugi ka Cimerak. Hatur nuhun sateuacanna sareng wilujeng tepang.
Salam baktos ti Cikembulan
meh unggal dinten nyelang ka ieu situs teh,mung aya patarosan teh. “dupi salira sok muka ieu situs aya jadwalna..”?ku kasibukan jigana tara dibuka unggal dinten teh nya..?mung hawatos teh teu gaduh nyalira nya?da saurna mun muka email ge ngadon geuning….!dorong du’a we ti palih dieu mah. cag…..
Alhamdulillah, nuhun atuh sok dilongokan unggal dinten mah. Jadwal abdi memang rada teu teratur, ku kasibukan sareng ku kondisi loket. Muhun, sok ngadon we, sakapeung di warnet, atanapi sok milarian nu gratis we kayaning di kantor redaksi Majalah Cupumanik, Puskom UIN SGD, Jurusan KPI UIN SGD, atanapi di mana bae nyangsangna. Tapi di palih dieu karaos endahna perjuangan teh. Dina kaayaan pas-pasan, malah kakirangan, tetep masih sempet. Nikmat pisan. Nuhun pisan kana pidu’ana, mugia diaminkeun ku sakumna warga dunya maya saalam dunya…
DHIPA GALUH PURBA
Shobahul khoir…..
Pendak deui sareung abdi Pa, mung ayeuna mah di dunia maya. Ka payun abdi oge hoyong langkung intens nulis, nyungkeun rojongan sareng bimbingannana nya Pa. panjang nyugak, pondok nyogok, ngabelentrang kana tarang, ngabeletruk kanu tuur. hapunteun.
shobahul khoir alias wilujeng enjing…
Muhun sae atuh gaduh kahoyong nu sakitu mulyana. Tangtos we dirojong satiasana, sakamampuh. Hayu urang diajar sasarengan da abdi oge sami nuju diajar. Teu aya nu nyugak, nyogok, ngabeletruk, ngabelentrang, ngadagor, neunggar, sareng sajabina. insyaAlloh balungbang timur caang bulan 14 siga bulan di langit Dusun Embun…
DHIPA GALUH PURBA
Wilujeng wengi kang Dhipa, nepangkeun pribados Hendriono ti Ciamis. Nembean pribados sindang kadieu, biasa kuuleun kirang gaul. Kabuka ayeuna mah naon anu salami ieu janten pertarosan teh. Hatur nuhun kang artikelna, pribados peryogi pisan kanggo aoseun dibumi, piraku urang galuh teu terang sejarahna… Hehehe… Salam baktos ti Banjarsari…
Wilujeng enjing (da abdi mah mukana tabuh 03.00 WIB). Sami-sami nyanggakeun salam pangwanoh, sareng baktos ka sadaya baraya di Banjarsari, utamina ka Pangersa H. Iing - H. jua, di Pasar Banjarsari. Mugia sadayana aya dina ginulur rahayu berkah salamet…
DHIPA GALUH PURBA
assalamu’alaikum Wr.Wb
sateuacanna nyuhunkeun pangapunten bilih ngabaribinan nu nuju anteng dina padamelan, mung sakedik kang…kamari mah waktos sim kuring panjang lebar nyerat kometar,asa aya nu ngait na bathin kahayang nu patarema na angen-angen, sugan jeung sugan kang dhipa luntur galih nampi kaasih kanggo menjangkeun tali silaturahmi, namung rupina da ku kasibuka tur kodrat manusa sok aya dina kaluluputan tur kalelepatan, meni asa teu katolih eta komentar nu ti payun mah, teu nga enya keun teu ngan henteu keun, paliyas pami seug teu di reret-reret acan mah, namung da ari niat seja manjangkeun rambat kakulawargaan wa panginten teu aya salahna mun nyobi deui ngawanohkeun ka kang diha…hehehe….
hatur rebu nuhun kana perhatosannana sakitu nu kapihatur, permios……
wassalamu’alaikum Wr.Wb.
…………………………
Wa’alaikumsalam wr.wb
Astaghfirulloh… hapunten anu kasuhun, teu gaduh niat cueut ka nu hideung ponteng ka nu koneng. Leres pisan, sakapeung abdi sok kaweur ngawaler komentar teh, seueur nu kalangkung. Kitu tea geuning, teu ka