Nasihat Sang Juru Sawér

Nasihat Sang Juru Sawér

Related Post

Ide Cerita: Dalam resepsi perkawinan di Jawa Barat, masih banyak yang menggunakan upacara adat Sunda. Diantaranya adalah “sawér”. Juru sawér adalah seorang ahli tembang Sunda yang harus mampu melantunkan kidung sawér. Adapun isi syair kidung sawér adalah berpa petuah dan nasihat untuk pengantin.

 

Meski ditujukan untuk pengantin, tetapi para kerabat, sahabat, dan tamu undangan pun turut mendengar petuah tersebut. Terlebih lagi kalau menggunakan pengeras suara, tentunya masyarakat di sekitar pun turut mendengarkan apa yang disampaikan sang juru sawér.

 

Maka dari itu, alangkah tepatnya apabila di dalam kidung sawér pun diselipkan pesan untuk membayar pajak. Berdasarkan pertimbangan para pendengar juru sawér, nasihat untuk membayar pajak pun tentunya bukan saja untuk kedua mempelai, melainkan untuk semua yang mendengar lantunan tembang sawér.

 

Menyelipkan pesan untuk membayar pajak dalam tembang sawér merupakan cara yang unik, tetapi menarik, inovatif, sekaligus mendidik.

 

Unik dikarenakan selama ini syair tembang sawér hanya berisi petuah standar yang sebenarnya sudah terwakili oleh siraman rohani dari petugas KUA.

 

Menarik karena tembang sawér tidak kehilangan keindahan dan kemerduannya.

 

Iinovatif karena mampu menciptakan terobosan baru dalam menggubah syair tembang sawér,  melakukan kolaburasi seni, dan menunjukkan bahwa ternyata tembang sawér pun bisa menggunakan bahasa nasional.

 

Mendidik tentu saja, karena menyisipkan pesan pajak melalui budaya daerah. Dengan kata lain, Direktorat Jenderal Pajak turut memuliakan dan melestarikan kebudayaan daerah.***( DHIPA GALUH PURBA)

 

 

Leave a Comment

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>