Arsip: Suatu Hari
Kategori: Suatu Hari | Diterbitkan pada: 20-07-2009 | Tak ada komentar »
Alhamdulillah… seorang ponakan telah mengabarkan rencana pernikahannya. Ina, demikian saya memanggilnya. Nama aslinya adalah Aryani Gumelar (l. 19 September 1983). Ina adalah putra Kang Aceng Kholil SR dan Ceu Tetty Yunarti (l. Tasikmalaya, 15 Agustus 1961). InsyaAlloh Ina akan menikah di Bandung pada 9 Agustus 2009 kepada Wisnu Wiratama. Semoga pernikahan ponakan saya bias berlangsung dengan lancar, tanpa suatu halangan apapun, dan selalu mendapat lindungan Allah SWT, Amiin.
Kategori: Suatu Hari | Diterbitkan pada: 20-07-2009 | Tak ada komentar »
Catatan DHIPA GALUH PURBA
Namun sangat disesalkan ketika Presiden SBY begitu mudahnya mengaitkan peristiwa peledakan bom dengan perolehan hasil Pemilu. Dalam pidatonya di Istana Negara, Presiden SBY secara implisit menyatakan bahwa pelaku pengeboman diduga pihak yang kecewa dengan hasil Pemilu Presiden 2009. Seperti yang kita ketahui, banyak sekali pihak yang kecewa dengan hasil Pemilu, dikarenakan ketidakbecusan KPU dalam melaksanakan amanatnya. Persoalan DPT, penggelembungan suara, keberpihakan Ketua KPU kepada calon tertentu, dan lain-lain, merupakan faktor yang menjadikan kekecewaan pada hasil Pemilu. Tetapi, bukan berarti kecewa pada hasil pemilu lantas melakukan teror bom. Tidak semestinya tragedy tersebut dipolitisasi untuk menjatuhkan lawan politik Presiden SBY. Ini sangat berbaha, karena bisa mengakibatkan konflik horizontal antara kelompok yang puas dan kelompok yang tidak puas pada hasil pemilu. Sudah mah tidak puas pada hasil pemilu, diduga teroris lagi.
Kategori: Suatu Hari | Diterbitkan pada: 30-06-2009 | 1 Komentar »
Catetan DHIPA GALUH PURBA
Dadali Manting Tipeuting, rumpaka lagu Kang Darso anu dipikalandep oge ku simkuring. Numutkeun Kamus RA Danadibrata, DADALI teh sabangsa alap-alap, buluna luis, jaringhas, jeung rikat pisan. Dadali hiberna cepet jeung suat-sietna saperti langlayangan adu, dina nyerepetna siga kapal jet, sarta lamun rek mubus ka jero daun gomplok siga nu babarieun pisan, teu sieuneun neumbag kana dahan, ari kabeukina manuk nu laleutik disamberna dina keur bongoh. Ari MANTING sasarina dibasakeun kana anjing anu keur dibawa moro terus-terusan ngagogog lantaran nenjo atawa ngambeu mangsana. Tapi taya salahna kecap MANTING dilarapkeun kana DADALI oge. Jadi, DADALI MANTING TIPEUTING hartina dadali anu keur suat-siet nyamber pihakaneun dina mangsa wanci peuting.
Kategori: Suatu Hari | Diterbitkan pada: 10-06-2009 | Tak ada komentar »
Terlebih lagi bagi orang-orang yang sukses di dunia kesenian, mimpi itu sangat penting. Ketika Agnes Monica mendapat Anugerah Musik Indonesia Awards (AMI Awards), Agnes mengatakan bahwa jangan takut untuk bermimpi, karena prestasi yang diraihnya diawali oleh sebuah mimpi. Untuk contoh seorang penulis, mari kita lirik Stephenie Meyer, seorang penulis kelahiran Hartford, Connecticut, 24 Desember 1973. Ia menulis cerita romantis seorang vampir berjudul Twilight, dan terjual sekitar 42 juta kopi di seluruh dunia, serta diterjemahkan ke dalam 37 bahasa. Cerita yang ia tulis bersumber dari mimpi-mimpinya di tahun 2003. Lalu, mimpi dalam tidurnya itu diolah menjadi sebuah novel, seraya memimpikan kesuksesan menjadi seorang penulis. Dan… sungguh luar biasa hasilnya. Bagaimana kalau mimpi dalam tidurnya itu hanya diterjemahkan oleh sebuah paririmbon? Jadi, ada pula seni mengolah mimpi dari mimpi.