Arsip: Skenario
Kategori: Skenario | Diterbitkan pada: 03-10-2007 | 1 Komentar »
50. INT. RUMAH NYAI LAYUNG. SIANG.
Nyai Layung sedang termenung. Tiba-tiba Mak Ijah menghampirinya.
MAK IJAH
Sudahlah. Tidak usah kau pikirkan pemuda itu.
NYAI LAYUNG
Tapi, aku yakin, Mak. Dia benar-benar seorang perjaka. Lagi pula…
MAK IJAH
Kenapa?
NYAI LAYUNG
Malam Purnama akan segera tiba. Jika aku tidak berhasil menemukan seorang perjaka, maka berakhirlah hidupku…
MAK IJAH
Jangan […]
Kategori: Skenario | Diterbitkan pada: 03-10-2007 | Tak ada komentar »
40. INT. RUANGAN RUMAH BI IROH. MALAM.
Darma memeluk BI IROH dengan eratnya.
DARMA
Kuatkan hatimu, Bi. Ibumu seperti yang hilang ingatann. Beliau tak bisa mengingat namamu lagi…
BI IROH
(Menangis) Sudahlah. Bibi sudah terbiasa menghadapi berbagai penderitaan batin. Bibi akan menerima apa pun yang terjadi pada hidup Bibi.
DARMA
Bibi harus ke […]
Kategori: Skenario | Diterbitkan pada: 03-10-2007 | Tak ada komentar »
28. INT. KAMAR VILLA ANDI. MALAM.
Nyai Layung baru saja mengenakan pakaiannya. Ia tampak sedang berdiri di hadapan cermin. Senyumannya mengembang.
O.S. ANDI
Sudah kau ganti bajunya?
NYAI LAYUNG
Sudah.
ANDI
Kalau begitu, akang boleh masuk kan?
NYAI LAYUNG
Masuklah!
Pintu terbuka. Andi masuk. Dan ia langsung terbelalak menyaksikan kecantikan Nyai Layung.
ANDI
Oh, sungguh kau ini seorang bidadari. Akang mencintaimu dengan istimewa, seperti Rama […]
Kategori: Skenario | Diterbitkan pada: 03-10-2007 | Tak ada komentar »
20. INT. WARUNG BI ANING. SIANG
Beberapa orang laki-laki sedang duduk sambil meneguk minuman. Mereka tertawa terbahak-bahak. Bi Aning pun wajahnya berseri-seri.
LAKI-LAKI 1
Setiap kali Nyai Layung mengadakan pesta perkawinan, pasti kita semua ketiban rezeki nomplok.
BI ANING
Bukan hanya kita. Tapi seluruh warga Pasir Haur. Lihat aja Si Ujang sejak pagi ngelilingin desa, […]