Kategori: Simpay Dipawikarta | Diterbitkan pada: 18-10-2007 | 2 Komentar »
Dari pernikahan Bapak Paranadinata dengan Ibu Minda, gumelarlah putra tunggal yang kemudian diberi nama Muhammad Nas Dipawikarta. Sosok laki-laki yang mengikuti garis dari ayahnya. Peribahasa Sunda mengatakan Téng manuk téng, anak merak kukuncungan. Bapak H. Muhammad Nas Dipawikarta pun menjabat lurah kampung Simpar.
Kategori: Simpay Dipawikarta | Diterbitkan pada: 18-10-2007 | 5 Komentar »
Lebih dikenal dengan Ibu Encang. Memilki tujuh orang anak, yaitu:
Onih
Odjo Sudardja
Noneng Sudarti
Cecep Sudarmo
Aeng Sudarma
Enom Surya Nila
Heang Suryati Nila (l. Bandung, 10 […]
Kategori: Simpay Dipawikarta | Diterbitkan pada: 18-10-2007 | 1 Komentar »
Bapak Purwa Dinata adalah putra kedua dari Muhammad Nas Dipawikarta. Menikah dengan Ma Amah, dan dikaruniai tiga orang anak, yaitu:
Oom Somadikara
Ceu Rupiah (meninggal dunia saat masih bayi)
Juana (Kang Andeung)
Selanjutnya, Bapak Purwa menikah lagi dengan Ibu Odah, dan dikaruniai 11 anak, antara lain:
Aip
Mamat Rahmat. P
Yayah Komariah
Juju Purwadi
Jaja Somatri
Dadeng Sunarya
Ceu Sapti
Aa […]
Kategori: Simpay Dipawikarta | Diterbitkan pada: 18-10-2007 | 2 Komentar »
Mindaresmi. sebuah nama camperenik yang telah diberikan Bapak Muhammad Nas Dipawikarta kepada putrinya yang ke-3. Cantik namanya dan rupawan. Tak heran jika banyak lelaki yang kabandang pancaran mata Mindaresmi. Dan yang sangat beruntung mempersunting Mindaresmi adalah seorang perjaka bernama Gamiarta (Mama Emir).