Statistik

≈ Tulisan: 1609 tulisan
≈ Kategori: 31 kategori
≈ Komentar: 2674 komentar
≈ Hit: 1.071.514 kali

Kingkilaban

Katumbiri

Bedah & Niaga

Arsip: Seni Budaya

Kategori: Seni Budaya | Diterbitkan pada: 29-06-2009 | Tak ada komentar »

Catatan PANDU RADEA

Pertunjukan yang berjalan 30 menit tersebut menampilkan simulasi permainan wayang golek dengan iringan alat musik tradisional yang disebut karinding. Alegria, pembawa acara Bosque Imagico menyatakan kepuasaanya. Dalam wawancara live tersebut kami juga kembali menjelaskan secara singkat gambaran mengenai pertunjukan Wayang Golek sunda dan wayang Indonesia pada umumnya. Yang ditampilkan wayang ajen hanya sebuah simulasi saja, Karinding yang menjadi pengiring musik adalah antisipasi akibat alat pertunjukan yang biasa dipergunakan tidak dibawa, sehubungan informasi panitia menyatakan Tim Wayang Ajen hanya akan diwawancara saja, tidak diminta tampil dalam format pertunjukan wayang golek. Untuk itu, maka kami juga menyerahkan video rekaman pertunjukan Wayang Ajen sebenarnya yang telah direkam di tanah air. Agar mereka tidak salah presepsi mengenai pertunjukan Wayang Ajen yang sebenarnya.

Kategori: Seni Budaya | Diterbitkan pada: 29-06-2009 | Tak ada komentar »

Catatan PANDU RADEA

Tanpa banyak omong, lampu rakitan buatan Tavip segera kami pasang. Dan hasilnya ternyata sempurna. Si tekhnisi hanya terdiam melihat tindakan kami. Bahkan setelah melihat peralatan lampu Gambar Motekar milik Tavip yang sederhana namun mampu menghasilkan cahaya yang berkualitas (kelebihan Gambar Motekar adalah tidak adanya titik cahaya dari lampu yang dipancarkan) si tekhnisi yang merasa hebat itu semakin bengong. Baru nyaho rupanya. Tanpa lampu yang mahal dan modern pun, kami mampu menghasilkan efek cahaya yang lebih canggih.

Kategori: Seni Budaya | Diterbitkan pada: 29-06-2009 | Tak ada komentar »

Catatan PANDU RADEA

Menurut kami, Aguimes adalah kota tua berlambang kadal (saya menduga kata Aguimes ini mungkin ada kesamaan dengan kata Iguana). Selama kami disana, jarang sekali melihat kerumunan atau lalu lalang manusia. Jalanan nyaris lengang, hanya satu dua kendaraan yang melintas. Di sekitar tempat kami tinggal terdapat bangunan besar gereja Iglesia de San Sebastian yang usianya sudah tua. Didepannya adalah taman kota yang asri. Dan ada 5 buah patung yang tersebar di sekitarnya. Rupanya, hampir di setiap ruang publik berdiri patung-patung tembaga seukuran manusia. Jika dihitung diseluruh Aguimes jumlahnya bisa mencapai seribu lebih.

Kategori: Seni Budaya | Diterbitkan pada: 29-06-2009 | Tak ada komentar »

Catatan PANDU RADEA

Malgosia dan Roberto dari Teatro Dos Mundos (Espana) yang duduk didepan saya tampak nyengir mentertawakan. Berjuang melawan kantuk rasannya lebih berat dari tampil di atas panggung. ditambah lagi pertunjukan El Baron De Munhusen terasa berat untuk dicerna. Mereka bermain dalam dunia fantasi. Cerita tentang ayah dan ibu yang mencoba menidurkan anaknya dengan bercerita. Ditambah lagi dialog verbal yang mereka pakai adalah bahasa Bulgaria yang mendayu-dayu.

Pencarian



Masukkan Code ini K1-FY74D7-A
untuk berbelanja di KutuKutuBuku.com