Arsip: Obituari
Kategori: Obituari | Diterbitkan pada: 31-12-2009 | Tak ada komentar »
Meski matanya tidak sempurna, tetapi mata jiwanya sangat tajam. Ia bisa melihat apa yang tidka terlihat oleh manusia yang punya mata normal. Gusdur adalah sang pemersatu bangsa, yang tidak alergi terhadap nilai kebudayaan bangsa, menghormati penganut agama lain, dan sangat peduli terhadap keadaan bangsa ini. Jelas, ia sosok kharismatik yang dicintai rakyat. Sejarah telah mencatat bahwa Gusdur pernah menjabat sebagai Presiden RI keempat, mulai 20 Oktober 1999 sampai 24 Juli 2001.
Kategori: Obituari | Diterbitkan pada: 13-06-2009 | 1 Komentar »
Allohu Akbar… Innalillahi wa inna ilaihi rozi’un… Maafkan saya, Ambu. Saya anak yang tidak tahu berbalas budi. Maafkan saya yang tidak sempat menemui Ambu selama berbulan-bulan… sungguh saya anak yang tidak tahu berterimakasih. Namun, saya akan menebusnya dengan selalu mendo’akan Ambu. Semoga Ambu mendapat tempat yang mulia mungguhing Alloh SWT. Semoga amal kebaikan Ambu diterima Allah SWT, dan menjadi bekal Ambu dalam meraih kebahagiaan yang kekal. Semoga Alloh SWT juga mengampuni dosa-dosa Ambu… Amiiin ya Allah… yaa robbal ‘alamiin…
Kategori: Obituari | Diterbitkan pada: 22-10-2008 | 1 Komentar »
Oleh Djasepudin
Buah kecintaannya berkarib dengan sastra Sunda salah satunya terus melahirkan pengarang Sunda potensial dan andal. Nama-nama pengarang kebanggaan sastra Sunda, yaitu Cecep Burdansyah, Hadi AKS, Budi Rahayu Tamsyah, Dian Hendrayana, Dadan Sutisna, dan sejumlah pengarang Sunda lainnya, sedikit banyak lahir dan nanjung berkat sentuhan Abah Duduh.
Kategori: Obituari | Diterbitkan pada: 22-10-2008 | 1 Komentar »
Oleh H Usep Romli H.M
DUNIA sastra Sunda kembali kehilangan putra terbaiknya sepanjang 2008 ini. Setelah Prof. Yosef Iskandar, kini Duduh Durahman menyusul menghadap Sang Khalik. Pengarang kelahiran Ciwidey, Kabupaten Bandung 26 Mei 1939 ini, meninggalkan alam fana Rabu (1 /9) pukul 15.30 WIB, setelah dirawat beberapa hari di RS Immanuel. Innalillahi wa inna ilaihi roji`un. Allohummaghfirlahu, warhamhu wa afihi wa fu`anhu, wa akrim nuzulahu.