Arsip: Cerpen Indonesia
Kategori: Cerpen Indonesia | Diterbitkan pada: 24-07-2008 | Tak ada komentar »
Berita besar. Tentu saja, sebab untuk pertama kalinya hampir semua pemuka agama sepakat terhadap keputusan raja, tanpa melakukan protes atau demonstrasi besar-besaran. Tidak ada seorang pun yang berani meragukan kebenaran perintah tersebut. Termasuk kaum agamawan dan kaum spiritualis di seluruh penjuru negeri Maksiat. Hal inilah yang membuat semua rakyat kompak memberlakukan perintah itu.
Kategori: Cerpen Indonesia | Diterbitkan pada: 07-10-2007 | Tak ada komentar »
Oleh TS. ASIKIN
ANGIN yang menerpa tubuh ini masih sedingin tujuhbelas tahun yang lalu. Belaiannya masih sesyahdu dulu, dan hembusan nan sejuk membuat aku terlena dalam buaiannya. Walau kini aku datang membawa hati yang terluka, menghambur ke pelukanmu dengan kepedihan yang tiada terperi. Tapi engkau tetap ramah menyambutku.
Kusangka engkau dulu adalah kota yang berkabut. Yang […]
Kategori: Cerpen Indonesia | Diterbitkan pada: 07-10-2007 | 1 Komentar »
Oleh: DHIPA GALUH PURBA
KAWANKU adalah seorang penulis amatir yang tinggal nun jauh di kampung halaman, Cigorowek tercinta. Beliau sangat rajin mengirim surat. Hampir setiap jam, beliau mengabarkan perkembangan terakhir di Cigorowek melalui surat elektronik alias e-mail.
Belakangan ini, kawanku banyak mengirim kabar tentang kasus pencurian. Seperti yang terjadi pada keluarga Aki Ukro. Malam Rabu […]
Kategori: Cerpen Indonesia | Diterbitkan pada: 06-10-2007 | Tak ada komentar »
Oleh DHIPA GALUH PURBA
kutatap hamparan di tanah serambi mekah
tak kutemukan lagi, rona wajahmu nan riang
kepedihan, luka menyayat jiwa, warnai rona manusia
entah di mana rona wajahmu, Rona…
*
AMARAHKU; seandainya tsunami itu nama seorang manusia, akulah yang akan mencabik-cabik dan membunuhnya. Jika ia nama binatang, aku pula yang akan memburu dan menyembelihnya. Kalau nama pepohonan, aku […]