Kategori: Kemuning | Diterbitkan pada: 22-09-2007 | 3 Komentar »

Teti dan Yuyu, entah dimana sekarang. Setiap saya pulang kampung, sangat sulit menemukan kedua sahabat tersebut. Padahal saya ingin sekali berterimakasih dan memberikan sesuatu kenang-kenangan, baik buku atau apa saja. Yang pasti bukan mau ngasih roko.k Kenangan terakhir yang sulit dilupakan, ketika pada Malam Kamis, 06 Januari 1993, tiba-tiba saya hanya menemukan Yuyu, tanpa Teti. Kemanakah Teti? Yuyu mengabarkan bahwa Teti tidak akan tinggal lagi di Simpar. Teti sudah pindah ke Cimaja. Yuyu menjadi penyambung lidah Teti, yang memohon pamit sekaligus memohon maaf tidak menemui dulu. Sejak itu, saya tidak pernah bertemu Teti sampai sekarang.