Kategori: Sajak Indonesia | Diterbitkan pada: 18-09-2007 |

Oleh DHIPA GALUH PURBA

 

Aku tidak bersumpah demi bulan

Kala tatapan arungi langit

Lemparkan penggalan luka

Berkelebat di antara kerlip bintang

Mengintai benderang

Aku tidak bersumpah demi bulan

Ketika cahaya merobek kelam

Sebab aku sangat hapal jalan itu

Setelah berulang kali terpeleset

dan terperosok pada tebing kehancuran

di bawah sinar; dalam terang cahaya

Aku tidak bersumpah demi bulan

Karena tak bisa terangi hati


Ranggon Panyileukan, 7 Dzulhijjah 1426 H

 

*) Sajak ini telah dimuat di Khazanah HU. Pikiran Rakyat