Kategori: Kemuning | Diterbitkan pada: 02-11-2007 |

Dari kiri: Abot, Jurig, dan Dhipa Galuh Purba, dipoto di taman Alun-alun
Abot dan Jurig adalah nama samaran atau semacam julukan dua kawan saya semasa SMP. Nama asli Abot adalah Wawan Hermawan. Ia tinggal di Mandalare, Panjalu. Sedangkan nama asli Jurig adalah Rizal Jazuli. Ia tinggal di Ciomas, Panjalu. Kami memiliki karakteristik yang sangat berbeda, tetapi ada kesepakatan tidak tertulis yang menuntun untuk menjalin sebuah persahabatan.
Di sekolah dan di luar sekolah, kami sering bersama, saling membantu dalam berbagai kesulitan. Ketika murid laki-laki kelas “D” mendirikan perkumpulan bernama RENJANI, kami tidak ikut mereka, melainkan mendirikan semacam perkumpulan yang bernama DIVONE. Anggota DIVONE hanya bertiga, dan dalam kegiatan apapun, saya selalu ditunjuk menjadi pemimpin. Di antara kami bertiga, Abot merupakan “penyandang dana”, karena orang tuanya termasuk orang berada, pengusaha matrial di Jl. Dipatiukur 68,
Bukan hanya main di Panjalu, kami pun sering jalan-jalan bertiga ke
Selepas SMP, Abot melanjutkan sekolah di SMA Al-Masoem Bandung, lalu pindah ke SMA Pasundan 8 Bandung. Setelah lulus SMA, Abot sempat masantren di Garut. Lalu, Abot menjadi seorang pengusaha matrial, melanjutkan jejak orang tuanya. Oleh karena itu, persahabatan dengan Abot tetap terjalin semasa SMA, meski beda sekolah, dan sampai sekarang, meski beda mata pencaharian.
Berbeda dengan Abot, Jurig orangnya rada cunihin, so tahu dan temperamental. Meski begitu, rasa kesetiakawanannya kuat. Ia mau melakukan apapun demi pertemanan, meski terkadang mengandung resiko yang cukup berat. Kalau tidak salah hitung, semasa SMP Jurig pernah
Sampai hari ini, saya masih sering bertemu dengan Abot, karena tempat tinggalnya cukup berdekatan. Sekali-kali saya berkunjung ke matrialnya di sekitar Cinunuk, Kabupaten Bandung. Hanya saja, Jurig sudah lama tidak bertemu. Saya hanya bisa berdo’a, semoga Jurig dan Abot menjalani sebuah keluarga yang sakinah mawadah dan warohmah.*** (dhipa galuh purba)








hahahahahaha…ari ka jurigmah tos terang..halah eta photo jadulna lucu..
Muhun, Jurig memang tiada duanya…
DHIPA GALUH PURBA
Emang dasar Jurig kalakuannage teu jelas,alhamdulilah masih keneh alakurmah,kumaha kabarna si jurig jeung abot ayeuna,hayu urang reunian deui kitu diantos.
salam kenal kang…. simkuring pituin ti mandalare oge… mung saha ari abot teh nya…. maksadna mah mandalarena palih mana………
janten hoyong uninga nu namina abit sareng jurig teh tangtuna mah sareng akang (penulis)……..
@Oeje77: Sami2, nyanggakeun salam pangwanoh. Ari ABot teh nami aslina mah Wawan Hermawan, putrana H. Ero, bandar kai di Jl. Dipatiukur Bandung. Upami Jurig, nami aslina Rizal Jazuli, urang Ciomas.